Minggu, 21 November 2010

Suara Dentuman Krakatau Getarkan Kaca Rumah Warga

Cinangka (ANTARA News) - Suara dentuman yang terjadi di Gunung Anak Krakatau (GAK) kembali terdengar masyarakat Anyer, Kabupaten Serang Banten dan mereka mengaku sempat membuat kaca rumahnya bergetar saat dentuman terdengar dua kali.

"Saya sudah dua kali mendengar suara dentuman itu, dan sempat menyaksikan kaca rumah bergetar. Anak saya terbangun dari tidurnya ketika dentuman itu terdengar di sini," kata seorang warga Bandulu, Anyer, Tinah, Senin dinihari.

Meski suara dentumannya tidak sekeras sebelumnya, namun suara itu menggetarkan kaca rumah yang terbuat dari kayu itu.

"Suara getaran kacanya lama, tidak kurang dari 10 detik, dan selang satu jam kemudian rumah bergetar lagi, seperti ada lini atau gempa kecil," katanya menjelaskan.

Pengamat GAK di Desa Pasauran, Kecamatan Cinangka, Kabupaten Serang Provinsi Banten, Sikin yang dihubungi terpisah mengaku suara dentuman yang keluar dari perut GAK kerap membuat kaca bergetar.

"Kemarin saja, dentuman yang dikeluarkan satu kali, dan menggetarkan kaca pos pemantau," kata Sikin.

Sebelumnya, aktivitas GAK semakin menjadi-jadi, Sabtu (20/11). Suara yang dikeluarkan membuat kaca rumah warga bergetar, dan pos GAK mencatat terjadi 207 kali letusan.

"Jumlah letusannya bertambah banyak, dari 85 kali pada Jumat (19/11), dan Sabtu kami mencatat 207 kali letusan," kata Kepala Pos Pemantau GAK di Desa Pasauran, Kecamatan Cinangka, Kabupaten Serang, Provinsi Banten, Anton S Pambudi.

Dia menjelaskan, total gempa itu sendiri sudah mencapai angka 741 kali, di mana vulkanik dalam (VA) 2 kali, vulkanik dangkal (VB) 77 kali, letusan 207 kali, tremor 226 kali, hembusan 229 kali.

"Kalau satu hari sebelumnya, letusan hanya terjadi 85 kali, VA 8 kali, VB 69, tremor 225 dan hembusan 167, dengan total kegempaan 554 kali," katanya menambahkan.

Pusat Vulkanalogi dan Mitigasi Geologi Bencana (PVMBG) menetapkan status GAK masih kategori "waspada" atau level II.

"Kami masih merekomendasikan warga masyarakat atau siapa pun tidak mendekat sampai radius dua kiloemeter," demikian Anton.(*)

Ratusan Warga Kembali Mengungsi Mendengar Gemuruh Merapi

Boyolali (ANTARA News) - Ratusan warga Dusun Sepi, Desa Jrakah, Kecamatan Selo, Kabupaten Boyolali, Jawa Tengah, Minggu petang, panik dan kembali mengungsi, setelah mereka mendengar suara gemuruh dari puncak Gunung Merapi.

Menurut Kepala Desa Jrakah, Tumar, sekitar tiga ratusan warga Dusun Sepi sempat panik berlarian mengungsi setelah terdengar suara gemuruh dan getaran dari puncak Merapi.

Warga Dusun Sepi saat ini, dan mereka masih mencari tempat yang aman untuk mengungsi di Dusun Tritis dan di Kecamatan Selo yang berada di bawahnya dusun itu.

Namun, kata Tumar, suara gemuruh Merapi itu, terjadi sekitar pukul 16.00 WIB, tetapi di puncak terlihat tidak mengeluarkan semburan awan panas.

"Asap Merapi berwarna putih kecokelatan ke arah barat. Namun, warga sempat panik kemungkinan mereka trauma dengan kejadian pada Jumat (4/11)," kata Tumar.

Menurut Tumar, kondisi Merapi hingga pukul 19.30 WIB ini, puncak terpantau cerah dan asap putih keluar dari puncak ke arah barat.

Menurut Kepala Dusun II Jrakah, Tumari, suara gemuruh terdengar keras sekali dari Dususn Sepi yang jaraknya sekitar empat km dari puncak membuat warga ketakutan.

Namun, suara gemuruh berpusat di Gunung Merapi tersebut beberapa saat kemudian lahar dingin meluncur dari puncak masuk ke Sungai Apu dan Juweh, dekat Dukuh Sepi.

Warga kemudian kembali mengungsi dan menyelamatkan diri ke Dusun Tritis dan Kantor Kecamatan Selo. Mereka yang kembali mengungsi kebanyakan masih trauma, katanya.

Sementara Komandan Rayon Militer (Danramil) Selo, Kapten (Inf) Kasmadi, membenarkan adanya warga Dukuh Sepi yang mengungsi ke kantor kecamatan setempat.

Para pengungsi tersebut saat ini masih ditampung di sejumlah tempat pengungsian, ada ynag di Dusun Tritis dan sebagian berkumpul kecamatan.

Luwarno, relawan Merapi mengatakan, warga Dusun Sepi sebaiknya meninggalkan kampung dan pengungsi karena, Dusun Sepi memiliki jarak sangat dekat sekali atau sekitar 3,5-empat Km dari puncak.

"Dusun ini masuk zone larangan atau radius bahaya Merapi lima Km. Maka, warga diimbau tetap bertahan di pengungsian," kata Luwarno.(*)

Dalam Islam, Madonna Menemukan Kedamaian

Kelahiran dan kematian putrinya menjadi titik perubahan dalam hidupnya. Ketika tahu dirinya hamil, Madonna Johnson tahu bahwa ia akan menjadi orang tua tunggal. Jika karena bukan rasa cinta, pengabdian dan dukungan dari ibunya, Madonna mungkin tidak akan pernah bisa melewati semua persoalan hidupnya.

Namun Madonna harus kehilangan putri yang baru dilahirkannya. Pada usia 5 bulan, bayinya meninggal akibat "Sudden Infant Death Syndrome" (SIDS) yang dalam dunia kedokteran dikenal sebagai kematian tiba-tiba pada balita yang tidak diketahui penyebabnya. Kematian putrinya yang mendadak, membuat Madonna sangat berduka.

"Saya belum pernah mengalami rasa sakit seperti itu, panik dan merasa sangat hampa. Tapi saat pemakaman, saya mengatakan pada orang-orang bahwa saya percaya sepenuh hati Tuhan tidak akan memberikan rasa sakit jika Dia tidak memiliki sesuatu yang luar biasa untuk saya di masa depan, apa yang harus saya lakukan adalah tetap berada di jalan yang benar dan Tuhan akan menunjukkannya begitu saya siap," ujar Madonna mengenang saat pemakaman bayinya.

Ia mengungkapkan, ketika itu teman-temannya mengatakan bahwa ia akan bertemu dengan putrinya lagi kelak. Madonna menanyakan bagaimana orang tahu bahwa ia akan masuk surga? Hanya karena ia seorang Kristiani, tidak ada jaminan ia masuk surga apalagi ia bukan seorang Kristiani yang taat. Begitu banyak pertanyaan Madonna yang tak terjawab. Tanpa sadar ia mulai mempertanyakan soal "satu agama yang benar" yang bisa menjaminnya masuk surga untuk bertemu lagi dengan putrinya.

Madonna sejenak melupakan pertanyaan itu. Ia mendapat pekerjaan di sebuah bar di Indianapolis dan bertemu seorang perempuan yang kemudian menjadi sahabat baiknya. Temannya itu memiliki sejumlah bisnis, tapi bisnisnya tidak terlalu sukses. Suatu hari, temannya itu menanyakan apakah Madonna mau pergi ke Malaysia. Ia mengatakan butuh tenaga Madonna untuk membeli busana model Malaysia, membuat foto-fotonya dan mencari sesesorang yang bisa menangani ekspor impor. Tanpa pikir panjang, Madonna menerima ajaka temannya itu.

"Saya tiba di Kuala Lumpur di pertengahan bulan Ramadan. Saya belum pernah mendengar soal agama Islam dan tidak tahu bahwa Malaysia adalah negara Muslim. Saya melihat hampir semua perempuan menutupi kepalanya dengan kerudung bahkan dalam cuaca yang sangat panas. Saya juga menyaksikan bagaimana orang-orang berusaha bersikap baik pada saya," tutur Madonna.

"Seorang sahabat yang sangat spesial menjelaskan pada saya bahwa Malaysia adalah negara Islam, dan Muslim meyakini jika mereka berbuat baik pada orang lain, Allah akan senang dan akan memberikan pahala bagi mereka di Hari Akhir nanti," sambungnya menirukan penjelasan sahabat spesialnya.

Di sisi lalin Madonna melihat sisi negatif Islam, seperti pandangan orang-orang yang sebenarnya tidak banyak tahu tentang Islam. Ia lalu membeli beberapa buku Islam, termasuk Al-Quran dan mulai mempelajari Islam. Banyak pertanyaan yang diajukannya tentang ajaran Islam, misalnya; mengapa perempuan harus menutup seluruh tubuhnya kecuali tangan dan wajah, mengapa muslim sangat bahagia dan mau berpuasa sepanjang siang hari, mengapa ada orang mau berlapar-lapar dan itu membuat mereka bahagia? Madonna merasa tidak ada orang yang bisa berbahasa Inggris dengan baik untuk menjelaskan jawaban atas pertanyaan-pertanyaannya itu, sehingga Madonna memilih untuk mencarinya dalam Al-Quran.

"Semakin saya mendalami agama Islam, saya makin sering bertanya-tanya apakah ini jalan untuk bertemu dengan putri saya, apakah agama ini akan membawa saya ke surga?" imbuh Madonna.

Ganjalan terbesar bagi Madonna tentang Islam adalah perbedaan konsep Yesus (Nabi Isa) dalam Kristen dan Islam. Ia membayangkan betapa sulitnya menjelaskan pada keluarganya soal perbedaan itu. "Saya punya persoalan di sini, haruskah saya mengambil tantangan ini ... menjadi seorang muslim dan berjalan menuju surga? Atau saya menolak kebenaran yang telah saya yakini dalam hati hanya karena takut akan penentangan dari keluarga dan teman-teman saya ... dan hanya untuk tinggal di neraka selama-lamanya?" hati Madonna masih risau.

Pikiran apakah ia seharusnya segera masuk Islam atau tidak membuatnya merasa gelisah setiap hari. Bagi Madonna, keputusan itu tidak mudah. Islam bukan agama paruh waktu, seorang muslim sejati tidak mempratekkan Islam satu kali seminggu. Islam adalah agama yang menyeluruh dengan tantangan dan perjuangan yang berat, tapi juga memberikan banyak keindahan. "Makin banyak Anda belajar dan memahami (Islam), semakin Anda menyadari bahwa Anda hanya harus memulai sebuah langkah, yang membuat Anda harus berusaha keras dan belajar lebih banyak lagi," ungkap Madonna.

Dan sampailah ia pada suatu hari dimana ia dengan mantap mengatakan,"Ok, saya yakin, saya akan masuk Islam" dan sejak itu segala keresahan dan kegundahannya sirna. "Alhamdulillah. Semua rasa pedih yang saya alami di masa lalu, termasuk rasa sakit akibat kematian putri saya, semuanya sirna. Tak ada lagi mimpi buruk dan saya merasakan kedamaian yang luar biasa," tandas Madonna.

Madonna mengunjungi PERKIM, sebuah organisasi muslim di Malaysia dan ia di sana ia mengucapkan dua kalimat syahadat. "Hati saya diliputi kedamaian dan rasa cinta pada Allah Swt. Alhamdulillah," tukasnya.

"Tentu saja tantangan masih menghadang. Menjadi seorang muslim bukan berarti saya tidak menghadapi masalah. Tapi menjadi seorang muslim, saya punya solusi atas semua persoalan yang menghampiri saya, dengan mengikuti jalan kebenaran, jalan Islam. di ujung jalan ini, terbentang surga, ada putri saya dan banyak kenikmatan lainnya."

"Segala puji bagi Allah Swt. yang telah membawa saya ke dalam kebenaran dan atas rahmat-Nya yang telah menjadikan saya seorang muslim," tandas Madonna. [eramuslim.com]

Idul Adha Kristiani: Yesus Disembelih Menebus Dosa Manusia?

Para misionaris ikut-ikutan menyambut Hari Raya Idul Adha 1431/2010 dengan tujuan licik. Bukan dengan shalat id, puasa sunnah Arafah atau menyembelih hewan qurban, tapi dengan menebarkan racun pemurtadan dalam artikel berkedok Islam yang dipublikasikan di website resminya.
Dalam artikel kristenisasi berjudul “Rahasia Berkah Idul Adha,” para misionaris yang menamakan diri komunitas “Isa & Islam” mencatut ayat-ayat Al-Qur'an tentang qurban untuk menyusupkan doktrin Kristen kepada umat Islam. Bahkan ayat populer tentang qurban yang selalu dibaca oleh para mubaligh pada hari raya Idul Adha, diperalat untuk menjajakan doktrin Kristen. Berikut kutipannya:
“Mengenai peringatan hari raya Idul Adha, Al-Quran mencatat sebuah ayat yang menarik. Ayat ini tentang pengurbanan Nabi Ibrahim AS. Ia mengurbankan seekor domba jantan sebagai pengganti anak lelaki yang disayanginya: “Kami tebusi anaknya itu sembelihan yang besar (seekor kambing/domba).” (QS 37:107).
“Sembelihan besar” ini adalah sebuah simbol yang melambangkan keagungan. “Sembelihan besar” menjadi alat penebusan Allah bagi anak lelaki Ibrahim. Inilah merupakan kemurahan hati Allah. Kematian domba jantan itu telah menebus manusia dan memberikan hidup kepadanya…
Kurban seperti apakah yang layak menggantikan kita di hadapan Allah? Kurban yang layak menggantikan kita di hadapan Allah haruslah lebih tinggi dari seekor hewan. Karena Allah hanya menerima ketakwaan yang hanya dimiliki oleh manusia, maka kurban yang dapat diterima Allah hanyalah kurban seorang manusia…
Kurban yang dapat diterima Allah adalah kurban seorang manusia yang suci dan tanpa dosa. Isa Al-Masih satu-satunya yang dapat menjadi kurban 'kurban besar'. Karena Dia suci, datang ke dunia dengan cara ajaib, dikirim Allah dan kematian-Nya memberikan hidup kepada manusia sebagai tebusannya.
Jelas, Isa Al-Masih mengorbankan diri-Nya bagi seluruh manusia termasuk Saudara. Hari ini, dengan menerima Isa Al-Masih sebagai juruselamat, Saudara dapat menikmati hidup yang kekal.”
Seluruh catatan misionaris itu menyimpang Kisah penyembelihan qurban yang dilakukan Nabiyullah Ibrahim dalam surat As-Shaffat 100-108 itu sama sekali tidak ada kaitannya dengan doktrin Kristen. Bila dibaca utuh, satu perikop ayat ini adalah kisah keteguhan iman Nabi Ibrahim AS, mulai dari kerinduannya terhadap seorang anak sementara usianya sudah tua (ayat 100). Setelah dikaruniai oleh seorang anak yang sabar yaitu Nabi Ismail, turunlah  ujian dari Allah berupa perintah untuk menyembelihnya (ayat 101-102). Karena keteguhan iman Nabi Ibrahim dan anaknya, Ismail, maka prosesi penyembelihan pun dilakukan dengan ikhlas (ayat 103-106). Ketika penyembelihan hendak dilakukan, Allah menggantinya dengan seekor kambing yang besar (bi dzibhin ‘azhiim) (ayat 107). Selanjutnya Allah mengabadikan pengurbanan tersebut dengan mensyariatkan ibadah qurban kepada generasi berikutnya (ayat 108).
Jelaslah bahwa ayat-ayat tersebut bermakna lugas (denotatif), bukan makna kias (konotatif) maupun simbolik seperti anggapan misionaris. Maka salah besar jika misionaris “Isa & Islam” menyelewengkan ayat ini untuk menjustifikasi doktrin Kristen. Kata “dzibhin ‘azhiim” (sembelihan yang besar) pada ayat 107 itu sama sekali tidak bisa ditakwilkan menjadi tebusan yang agung Yesus Kristus di tiang salib untuk menebus dosa manusia.
....Jika ayat Al-Qur'an ini di dipaksakan untuk mendukung doktrin Kristen tentang penebusan dosa, maka logika misionaris itu sangat primitif....
Jika ayat Al-Qur'an ini di dipaksakan untuk mendukung doktrin Kristen tentang penebusan dosa, maka logika misionaris itu sangat primitif. Ibarat orang dari suku terasing di pedalaman yang berkepala besar, memaksakan diri untuk memakai helm yang ukurannya lebih kecil. Naif sekali!
Dalam akidah Islam, untuk mendapat ampunan Allah melalui syariat qurban, tak bisa melalui tebusan darah Yesus, karena setiap orang yang berdosa tidak dapat memikul dosa orang lain (Qs. Al-Baqarah 123 & 286). Justru dalam tetesan darah hewan qurban itulah terdapat keutamaan berupa ampunan (maghfirah) Allah SWT. Rasulullah SAW bersabda:
“Bangunlah, saksikanlah qurban itu, sesungguhnya tetesan pertama darah itu dapat mengampuni dosamu yang telah lalu” (HR Hakim dari Abu Said Al-Khudri).
Untuk bertaqarrub kepada Allah dan meraih meraih syafaat-Nya juga tidak perlu menunggu pengurbanan Yesus di tiang salib. Justru dari hewan qurban yang disembelih secara ikhlas itulah terdapat keutamaan yang dicintai Allah. Rasulullah SAW bersabda:
“Tidak ada sesuatu amalan anak Adam di hari Nahar (hari penyembelihan qurban) yang lebih disukai Allah, selain daripada penyembelihan qurban. Qurban itu, di hari Kiamat nanti akan datang seperti di hari dia disembelih, lengkap dengan seluruh anggota tubuhnya, bulunya, tanduk dan kukunya. Darah hewan qurban sebelum jatuh ke tanah, terlebih dahulu singgah di suatu tempat yang disediakan Allah. Karenanya, bergembiralah dengan berqurban” (HR At-Tirmidzi dan Ibnu Majah dari Aisyah RA).
Dengan menyimpangkan ayat Al-Qur'an untuk menyatakan bahwa Yesus adalah “sembelihan yang agung” (dzibhin ‘azhiim), justru misionaris “Isa & Islam” melakukan dua kesalahan sekaligus, yaitu menyalahi aqidah Islam dan pelecehan terhadap doktrin Kristen.
....Dengan menambah wacana “Yesus disembelih” untuk menebus dosa manusia, para misionaris “Isa & Islam” semakin menambah daftar keruwetan teologi Kristen....
Dengan menambah wacana “Yesus disembelih” untuk menebus dosa manusia, para misionaris “Isa & Islam” semakin menambah daftar keruwetan teologi Kristen. Teologi bahwa Yesus mati di tiang salib saja sampai sekarang masih kontradiktif dan belum terpecahkan.
Kontradiktif paling nyata adalah mengenai waktu terjadinya penyaliban Yesus. Injil Markus 15:25 menyatakan bahwa Yesus disalib pada jam 9, sementara menurut Injil Yohanes 19:14, jam 12 Yesus belum disalibkan. Karena keragu-raguan itulah, maka disimpulkan oleh Injil Matius dengan perkiraan bahwa Yesus mati kira-kira jam tiga (Matius 27: 46).
....Jika misionaris meyakini Yesus sebagai qurban penyembelihan,  bukan penyaliban, maka simbol Salib agama Kristen harus diubah dengan logo tukang jagal yang menghunus pedang....
Semua orang Kristen tahu dan meyakini bahwa mereka diselamatkan oleh Yesus melalui pembunuhan Yesus di tiang salib, sehingga simbol agama Kristen adalah lambang salib. Karenanya, jika misionaris meyakini Yesus sebagai qurban penyembelihan, maka simbol agama Kristen harus diubah dengan logo tukang jagal yang menghunus pedang. Lantas, di manakah ada ayat-ayat Bibel yang menyatakan bahwa Yesus tewas disembelih untuk menebus dosa?
Benarkah Syariat Qurban Tak Ada Perintahnya dalam Al-Qur'an?
Selain menyimpangkan makna ayat Al-Qur'an tentang qurban, misionaris “Isa & Islam” juga menuding bahwa syariat qurban yang dilaksanakan oleh umat Islam itu tidak ada perintahnya dari Allah SWT. Berikut tudingannya:
“Tidak ada perintah dalam Al-Quran untuk berkurban saat Idul Adha. Satu-satunya alasan adalah meneladani ketaatan Nabi Ibrahim saat berkurban (QS 37:100-113). Dan saat itu dia tidak berada di antara orang-orang miskin.”
....Tuduhan misionaris itu tidak benar. Semua ibadah dalam Islam pasti ada perintahnya, baik dalam Al-Qur'an maupun hadits Nabi....
Tuduhan misionaris itu tidak benar. Semua ibadah dalam Islam pasti ada perintahnya, baik dalam Al-Qur'an maupun hadits Nabi. Perintah qurban dalam Al-Qur'an maupun sabda Rasulullah SAW bisa dibaca dalam ayat berikut:
“Maka dirikanlah shalat karena Tuhanmu dan sembelihlah qurban" (Qs Al-Kautsar 2).
Rasulullah SAW bersabda: “Barangsiapa mempunyai kelapangan dan kemampuan berqurban tapi tidak mau melakukan, janganlah sekali-kali ia mendekat ke masjid kami” (HR Ahmad dan Ibnu Majah dari Abu Hurairah).
Di Padang Arafah, Rasulullah juga bersabda: “Wahai manusia, wajib atas ahli sebuah rumah di setiap tahun menyelenggarakan udhiyah (qurban) dan atirah” (HR. Ahmad, Abu Daud, Tirmidzi dan Ibnu Majah dari Ibnu Sulaim).
Mengenai asal-usulnya, ketika ditanya tentang qurban, Rasulullah menjawab bahwa syariat Qurban adalah sunnah peninggalan Nabi Ibrahim AS:
Dari Zaid bin Arqam ia berkata bahwa para shahabat bertanya kepada Rasulullah, “Apa maksud dari qurban ini?” Rasulullah menjawab, “Inilah sunnah (mengikuti) bapak kalian, Nabi Ibrahim.” Para shahabat bertanya: “Apakah yang kita peroleh dari qurban?” Jawab Nabi: “Di setiap helai bulunya, kita memperoleh suatu kebajikan.” (HR Ahmad dan Ibnu Majah).
Adapun kisah qurban yang dilakukan Nabi Ibrahim, telah diabadikan Al-Qur'an surat As-Shaffat 107: “Dan Kami telah menebus anak itu (Ismail) dengan seekor sembelihan yang besar.”
Tak hanya perintah dan keutamaan qurban saja, bahkan Islam juga mengatur detil juklak qurban, mulai dari persyaratan, niat, jenis-jenis & umur hewan qurban, teknis, waktu dan tempat menyembelih qurban, hingga teknis pendistribusian pembagian daging qurban. Semuanya diatur dalam Al-Qur'an dan hadits.
....setiap ibadah dalam Islam pasti ada dalilnya dalam kitab suci. Berbeda dengan ritual peribadatan Kristen yang tak ada tuntunannya sama sekali dalam kitab suci, misalnya: perayaan natal dan kebaktian di gereja hari Minggu....
Sekali lagi, harus dicamkan baik-baik oleh para misionaris Kristen, bahwa setiap ibadah dalam Islam pasti ada dalil baik perintah maupun tuntunannya. Justru ritual peribadatan Kristenlah yang tak ada tuntunannya sama sekali dalam kitab suci, misalnya: perayaan natal dan kebaktian di gereja hari Minggu. [ahmadhizbullah/suara-islam.com]

Sabtu, 20 November 2010

100 Anggota Ikhwanul Muslimin Ditangkap di Mesir

Addakwah.Com. Kairo. b Sedikitnya 100 anggota oposisi Ikhwanul Muslimin telah ditangkap di Mesir, menjelang pemilihan anggota parlemen akhir bulan ini.

Antara 100 dan 120 anggota kelompok Islam garis keras itu ditangkap Jumat di beberapa kota, termasuk di antara mereka 20 orang di provinsi Sharqiya dan 30 di Qalubya, kata seorang pejabat keamanan tanpa menyebut nama.

Mohammed Mursi, seorang pejabat senior Ikhwan, menyebutkan jumlah orang yang ditangkap sekitar 300 orang, di antara mereka sedikitnya 130 orang di pelabuhan Iskandariyah, kota kedua yang terletak di bagian utara negara itu.

Ia mengatakan penangkapan itu terjadi dalam bentrokan ketika pasukan keamanan berusaha untuk membubarkan pertemuan orang-orang yang mendukung calon-calon Ikhwan yang akan mengikuti pemilihan pada 28 November itu.

"Rezim ini berusaha meneror warga untuk membuat mereka menjauh dari tempat-tempat pemungutan suara," tuduh Mursi, yang menambahkan bahwa beberapa orang telah terluka dalam bentrokan itu, dua serius. Satu orang di rumah sakit, ujarnya.

Mursi juga mengatakan polisi telah menembakkan gas air mata, tapi pejabat tersebut tidak mengkonfirmasinya dan malah menyebutkan bahwa seorang polisi telah terluka di Sharqiya.

Pada Selasa, sebelum gelombang penangkapan terakhir itu, Mursi mengatakan pada AFP bahwa tindakan keras terhadap para anggota Ikhwan itu dimulai ketika kelompok oposisi Islam itu mengumumkan pada 5 Oktober rencananya untuk mengajukan calon ke pemilihan tersebut.

Ia menjelaskan pekan ini bahwa polisi telah menangkap sekitar 600 anggota Ikhwan dan bahwa 250 orang masih ditahan.

Kelompok itu, yang mendaftarkan calon-calonnya sebagai calon independen untuk melewati larangan terhadap partai-partai agama, memperoleh seperlima kursi parlemen dalam pemilihan terakhir pada 2005.

Ikhwan sekarang mengajukan sekitar 135 calon, meskipun jumlah tepatnya tetap tak pasti karena beberapa calon masih menggugat keputusan komisi pemilihan yang melarang mereka mencalonkan diri.

Partai Demokrat Nasional yang berkuasa mengajukan sekitar 800 calon, dan partai oposisi Wafd yang liberal sekitar 250 calon untuk 508 kursi yang diperebutkan.

Pada Kamis, Mesir menuduh Amerika Serikat telah campurtangan dalam urusannya dalam kecaman keras luar biasa setelah Washington minta pengamat asing dalam pemilihan bulan ini dan juga bertemu dengan kelompok yang mendesakkan pembaruan.

Kairo khususnya terganggu pada pertemuan 2 November di Washington antara para penasehat keamanan nasional Presiden AS Barack Obama dan satu kelompok hak asasi manusia setempat mengatakan pemilihan itu telah dikompromikan dengan penangkapan banyak aktivis oposisi.

Pemerintah telah mengatakan mereka akan membolehkan kelompok setempat untuk mengirim pengamat ke tempat-tempat pemungutan suara.(*) Smb; antaranews.com

100 Anggota Ikhwanul Muslimin Ditangkap di Mesir

Addakwah.com Lisabon. Inggris akan menarik mundur semua pasukan perangnya di Afghanistan sebelum akhir 2015, janji Perdana Menteri David Cameron pada Sabtu, sesuatu hal yang disebutnya sebagai komitmen yang kuat.

"Komitmen kami saat ini telah mencapai pada pemindahan kepemimpinan tanggung jawab keamanan kepada pemerintah Afghanistan hingga pada akhir 2014 yang akan memberi jalan bagi tentara Inggris untuk pulang dari Afghanistan pada 2015" katanya.

"Itu adalah tenggat waktu yang pasti dan akan kami penuhi," katanya kepada wartawan dalam pertemuan negara NATO di Lisbon, menegaskan negaranya dalam posisi yang lebih kuat tentang penarikan mundur pasukan dibanding negara NATO lainnya, yang belum menetapkan tenggat waktu batas operasi militer mereka.

Negara anggota NATO pada Jumat menyepakati bahwa mereka akan memulai untuk menyerahkan komando beberapa wilayah kepada tentara Afghanistan tahun depan dan menargetkan agar pemerintah Afghanistan yang akan mengambil peran untuk memerangi Taliban pada 2014 nanti.

Namun anggota koalisi terbesar, Amerika Serikat, telah menyatakan dengan jelas bahwa mereka tetap akan menempatkan tentaranya bersama-sama dengan pasukan Afghanistan.

Inggris memiliki peran kedua terbesar dalam pasukan koalisi NATO, dengan sekitar 10.000 tentara di provinsi Helmand yang terletak di selatan Afghanistan.

Cameron mengatakan bahwa ia merasa bahwa aliansi tersebut akan mengerti tentang langkah yang diambilnya dan menghormati tentara Inggris yang telah ambil bagian di salah satu misi terberat NATO.

"Kami akan terus melanjutkan hubungan dengan Afghanistan, kami memberikan dana pengembangan di sana, dan kami masih memiliki hubungan diplomatik... mungkin kami akan mengrimkan tentara untuk melatih angkatan bersenjata mereka," katanya.

"Namun intinya adalah, sejak tahun 2015 jumlah tentara di sana tidak akan berjumlah banyak seperti saat ini, tidak akan ada pasukan perang. Hal tersebut sejalan dengan pernyataan NATO," tegasnya.

"Saya rasa warga Inggris perlu tahu bahwa keterlibatan Inggris di Afghanistan pada 2001, kemudian di provinsi Helmand pada 2006, serta memikul beban berat lainnya ... itu adalah titik akhirnya," katanya.

Pasukan Inggris telah kehilangan 345 tentaranya di Afghanistan sejak bergabung dengan invasi pimpinan AS pada 2001 dengan tujuan mencari pemimpin Al Qaida yang dituduh bertanggung jawab terhadap serangan 11 September di New York dan Washington.

Setelah tergulingnya rezim Taliban dan para komandan Al Qaida melarikan diri, misi tersebut berubah menjadi pertarungan anti pemberontak terhadap gerilyawan Taliban dan dukungan publik terhadap perang tersebut merosot drastis.(*) Smb; antaranews.com

Wamendiknas: Satu Juta Lulusan PT Menganggur

Addakwah.com. Pangkalpinang. Wakil Menteri Pendidikan Nasional (Wamendiknas) Prof Dr Fasli Jalal, mengemukan, lebih dari satu juta orang lulusan perguruan tinggi menjadi pengangguran karena mutu pendidikan masih kurang.

"Lebih dari satu juta orang lulusan perguruan tinggi baik program Diploma dan Strata 1 tidak bekerja atau menganggur, karena cenderung memperhatikan kuantitas dibanding kualitas atau mutu pendidikan," katanya di Pangkalpinang, Sabtu.

Justeru itu, kata dia, pendidikan ke depan tidak hanya memperhatikan kuantitas saja tetapi juga harus memperhatikan kualitas dan mutunya.

"Di sejumlah negara di dunia, kesejahteraan dan pendapatan per kapita masyarakatnya meningkatkan karena pendidikan berorientasi kepada kualitas dan mutu," ujarnya.

Menurut dia, rata-rata masa pendidikan di Indonesia cukup tinggi dibanding dengan sejumlah negara di dunia namun pendapatan dan kesejahteraannya relatif rendah.

"Artinya, relevansi, inovasi dan kreativitas pendidikan itu sangat menentukan dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat dan mengatasi pengangguran di negara ini," ujarnya.

Wakil Mendiknas memberikan apresiasi kepada Pemerintah Kota Pangkalpinang yang saat ini menjalankan program wajib belajar 15 tahun, namun harus memperhatikan kualitas dan mutu.

"Angka dan lama bersekolah bukan jaminan untuk menghasilkan pendidikan berkualitas dan bermutu, maka silahkan perhatikan kuantitas tetapi jangan abaikan kualitas," ujarnya.

Menurut dia, program wajib belajar 15 tahun yang diterapkan Pemkot Pangkalpinang dapat meningkatkan angka masuk perguruan tinggi (APK) yang bisa mencapai 95 persen.

"Apalagi di Babel ada tiga perguruan tinggi negeri yaitu Universitas Bangka Belitung, Politeknik Manufaktur Timah dan Sekolah Tinggi Agama Islam Negeri serta sejumlah perguruan tinggi swasta lainnya yang dapat menyerap ribuan calon mahasiswa," ujarnya.(*)
Smb: antaranews.com

Nusantara Duh, di Sumut 30 Bayi Per Bulan Diperkirakan Lahir Bisu

Addakwah.com. Medan. Bayi lahir dengan kondisi bisu diperkirakan mencapai 30 jiwa dari sekitar 10 juta penduduk di Sumatra Utara (Sumut). Ini disebabkan adanya gangguan pendengaran pada masa sebelum lahir dan setelah lahir.

"Di Medan, dari 4 ribu bayi yang lahir perbulannya, 8 bayi dalam kondisi bisu dan tuli. Berarti, di Sumut bisa saja mencapai 30 jiwa perbulannya bayi lahir bisu," kata Ketua Komite Daerah Penanggulangan Gangguan Pendengaran dan Ketulian Sumut, dr Delfitri Munir, di Medan, Ahad (21/11).

Untuk itu, lanjut Delfitri, perlu dilakukan antisipasi untuk mengurangi bayi lahir dalam kondisi bisu dan tuli, bahkan meniadakannya melalui pencanangan Medan Bebas Tuli pada bayi yang akan dilakukan Senin (22/11) di Dinas Kesehatan Kota Medan.

Pencanangan yang nantinya akan dikomandoi oleh Penanggulangan Gangguan Pendengaran dan Ketulian (PGPKT) Sumut itu akan dihadiri seluruh Kepala Rumah Sakit di Medan yang menangani persalinan.

Delfitri mengatakan, ada dua faktor yang menyebabkan pendengaran bayi terganggu yang kemudian mengakibatkan bisu dan tuli yakni akibat faktor genetik dan non genetik. "Anak dan orangtua menderita tuli keturunan juga berisiko menderita gangguan pendengaran. Selain itu penyebab gangguan pendengaran sebelum lahir non genetik terjadi pada masa kehamilan terutama pada tiga bulan pertama kehamilan," katanya.

Delfitri mengimbau agar orangtua mendeteksi pendengaran bayi baru lahir sejak dini dengan alat bantu skrining yang idealnya dilakukan pada usia dua hari atau sebelum bayi berusia dua bulan. Sebab bila ditangani sejak dini, anak yang memiliki gejala bisu dan tuli bisa diatasi bahkan bisa berbicara mendekati orang normal. (smb: republika.co.id)
 

Media Dakwah Copyright © 2010 LKart Theme is Designed by Lasantha