Selasa, 07 Desember 2010

Laporan dari Arab Saudi Katering Basi, Sanksi Fatani Dihitung Berdasar Sisa Order

Madinah - Perusahaan katering Al Fatani mendapatkan sanksi dipotong 25 persen ordernya karena berkali-kali menyajikan makanan basi. Bagaimana sanksi itu diterapkan?

Ternyata pemotongan 25 persen tersebut bukan berdasarkan seluruh order pada Fatani. Menurut Kepala Daerah Kerja (Kadaker) Madinah Subakin Abdul Muthalib sanksi untuk Fatani dihitung berdasarkan sisa order yang masih ada.

"Tentunya dari order sisa yang ada setelah pasca haji ini," kata Subakin di Kantor Misi Haji Indonesia Madinah, Selasa (7/12/2010).

Wakadaker Bidang Perumahan dan Katering Mucholih Djimun menjelaskan,  order untuk Fatani masih harus melayani sekitar 8 ribu jamaah haji. Dengan demikian order pelayanan Fatani akan dikurangi  2 ribu jamaah.

Perlu diketahui, Fatani dalam musim haji 2010 ini mendapatkan jatah pemesanan untuk melayani makanan 30 ribu jamaah.

Setelah diketahui menyajikan makanan basi hingga dua kali, Fatani dikenai sanksi pemotongan order. Order Fatani kemudian dialihkan ke perusahaan Andaluz.

Penanggung jawab lapangan katering Andaluz Ahmad Usman menyatakan, pihaknya baru diminta melaksanakan tambahan order untuk Rabu (8/12/2010) besok.

"Untuk  2.240 jamaah atau untuk 5 kloter," kata Usman.

Andaluz dikenal sebagai perusahaan modern di Madinah. Menurut Usman, untuk musim haji tahun ini Andaluz mendapat pesanan untuk 26 ribu jamaah, lebih rendah dari Fatani. Padahal dalam sehari Andaluz bisa melayani 55 ribu jamaah.

Soal sanksi Fatani, awalnya Ketua Panitia Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Syairozi Dimyati menyatakan sanksi untuk Fatani akan dikurangi 50 persen ordernya. Namun kemudian pengawas katering PPIH Sril Ilham Lubis menyatakan sanksi untuk Fatani bukan dipotong 50 persen tapi 25 persen ordernya.

“Itu sudah keluar keputusannya. Jadi untuk Fatani itu tidak 50 persen ya. Mereka dipotong 25 persen pelayanannya kepada jamaah haji di Madinah," kata Sri, Minggu, 5 Desember, lalu.

Saat itu Sri tidak menjelaskan bagaimana perhitungan pemotongan 25 persen tersebut. Sri hanya menjelaskan, sanksi untuk Fatani turun dari pemotongan 50 persen menjadi 25 persen karena sanksi diberikan berdasarkan musyawarah dan mufakat dengan pihak katering.

Fatani, Selasa, kembali mengulang kesalahan dengan mengirimkan makanan basi untuk jamaah kloter 53 embarkasi Surabaya. Subakin meminta sanksi untuk Fatani lebih keras dari sekadar pemotongan order. (sumber: detiknews.com)

WikiLeaks Beraksi Julian Assange Gelar Tanya-Jawab Online di The Guardian

London - Meski jadi buruan dan terancam dibunuh, eksistensi pendiri situs WikiLeaks, Julian Assange tak pudar. Dia bahkan tampil di The Guardian dan menjawab sejumlah pertanyaan dari publik secara online.

Proses tanya-jawab online ini dilakukan sejak pukul 13.00 waktu Inggris. Guardian membuka layanan ini untuk memberikan kesempatan pada masyarakat luas mengenal sosok Assange lebih jauh.

Namun, kegiatan ini tidak bisa berlangsung lama. Setelah satu jam, The Guardian mengalami masalah teknis akibat banyaknya pertanyaan yang masuk.

Hasilnya, hanya ada beberapa pertanyaan saja yang dijawab oleh Assange langsung. Di antaranya, seputar masalah motivasi pria asal Australia tersebut membuat situs dan seputar keselamatannya.

"Ancaman terhadap kehidupan kami adalah masalah publik. Meskipun demikian, kami sudah mengambil langkah-langkah preventif untuk mengantisipasi jika harus berhadapan dengan kekuatan super," kata Assange saat menjawab pertanyaan dari Christsutlar.

Assange memang tidak berani muncul di depan publik. Pria berkebangsaan Australia itu terancam dibunuh terkait aktivitas situsnya yang membocorkan dokumen-dokumen rahasia AS. Karena itu Assange akan terus bersembunyi demi keselamatan dirinya.

Hal itu disampaikan juru bicara WikiLeaks, Kristinn Hrafnsson saat acara debat di Frontline Club di London, Inggris seperti dilansir kantor berita AFP, Kamis (2/12/2010).

"Kami telah mendapat ancaman dari pemerintah-pemerintah dan para komentator, beberapa darinya benar-benar gila, bahkan seruan untuk pembunuhan Julian Assange," kata Hrafnsson.

"Dia dibenarkan soal mengkhawatirkan keselamatannya. Ketika ada orang-orang yang menyerukan, misalnya, pembunuhan dirinya, maka yang paling baik adalah menghindari perhatian publik," tandas Hrafnsson.

Dikatakan Hrafnsson, keberadaan Assange akan tetap menjadi rahasia.

Sebelumnya media Inggris memberitakan bahwa Assange berada di Inggris. Menurut harian The Independent, pria berumur 39 tahun itu tiba di Inggris pada Oktober lalu. Assange kini masuk dalam incaran badan kepolisian internasional, Interpol, yang telah mengeluarkan perintah penangkapan terkait dugaan pemerkosaan di Swedia. (sumber: detikNews.com)

Julian Assange Ditangkap di Inggris

LONDON (SINDO) – Pendiri situs “peniup peluit” WikiLeaks Julian Assange,kemarin,ditangkap polisi Inggris berdasar surat perintah penahanan Swedia atas tuduhan pemerkosaan dan pelecehan seksual.

Juru Bicara Polisi Metropolitan London mengatakan, pejabat dari Unit Ekstradisi Polisi Metropolitan telah menangkap Julian Assange. Assange ditangkap pada pukul 09.30 waktu setempat setelah membuat kesepakatan di kantor polisi London. “Dia (Assange) dituduh otoritas Swedia untuk satu kasus kekerasan melanggar hukum, 2 kasus kekerasan seksual dan 1 kasus pemerkosaan.Semua tuduhan tersebut terjadi pada Agustus 2010,” demikian keterangan Polisi London. Assange akan dihadapkan ke Pengadilan Kota Westminster di London.

Dia bakal diekstradisi ke Swedia. Sebelumnya, Julian Assange menyatakan siap menyerahkan diri kepada polisi Inggris. Namun, pengacara Assange, Mark Stephens, tidak mengungkapkan kapan kliennya akan menyerahkan diri. Stephens menuturkan, Assange siap menyerahkan diri setelah Kepolisian Metropolitan London meneleponnya untuk memberi tahu bahwa mereka sudah menerima surat perintah penangkapan dari pengadilan di Swedia dan bersedia menindaklanjuti surat tersebut. “Kami dalam proses bersedia menemui polisi,”ungkap Stephens yang menolak menyebut tempat Assange menyerahkan diri ke polisi.

Stephens mengungkapkan, tuduhan terhadap Assange itu ada sangkut pautnya dengan permainan politik. Ini mengingat kliennya tersebut dalam beberapa bulan terakhir mendapat sorotan dunia karena membocorkan ratusan ribu informasi rahasia milik pemerintah AS melalui laman Wiki- Leaks.Menurut Stephens,Assange akan melawan semua upaya ekstradisi ke Swedia. Meski pendirinya ditahan,WikiLeaks menyatakan akan terus berjalan secara normal. “Wiki- Leaks tetap beroperasi.Kami terus melakukan langkah yang sama seperti sebelumnya. Semua perkembangan yang terkait Julian Assange tidak akan mengubah rencana yang kami buat untuk rilis dokumen hari ini dan beberapa hari mendatang,” ungkap juru bicara WikiLeaks Kristinn Hrafnsson.

Menurut Hrafnsson,WikiLeaks akan dioperasikan sekelompok pendukungnya dari London dan lokasi-lokasi lain. Sementara itu, Jaksa Agung Amerika Serikat Eric Hodler menegaskan bahwa bawahannya sedang mencari-cari pasal hukum untuk mendapatkan dasar menuntut orang-orang yang terlibat pembocoran informasi. Washington menuduh Wikileaks memberi Al- Qaida daftar sasaran dengan menerbitkan rincian fasilitas yang dianggap AS memiliki arti penting strategis. Di sisi lain,Juru Bicara Kementerian Luar Negeri Amerika Serikat (AS) PJ Crowley mempermasalahkan pemuatan suatu informasi yang diklaim WikiLeaks sebagai memo dari Kementerian Luar Negeri AS kepada sejumlah Kedubesnya di mancanegara.

“Menyebarkan informasi demikian sama saja memberikan daftar sasaran kepada kelompok-kelompok seperti Al- Qaeda,”kata Crowley. Hal senada juga diutarakan juru bicara Kementerian Pertahanan AS Kolonel David Lapan yang menuturkan bahwa pengungkapan informasi itu bersifat merusak dan sama saja memberi informasi berharga ke pihak musuh. WikiLeaks pun terus merilis dokumen rahasia hingga kemarin. WikiLeaks mengungkapkan bahwa AS dan NATO (Pakta Pertahanan Atlantik Utara) ternyata telah memiliki rencana matang untuk mempertahankan dan membela negara-negara Baltik dari Rusia. Rencana tersebut termasuk melindungi Polandia dan diperluas meliputi Estonia,Latvia,dan Lituania.

Pesan diplomatik dari Kedutaan AS untuk NATO di Brusel, menyebut Laksamana James Stavridis, komandan utama NATO di Eropa, pada Januari mengusulkan rencana perluasan pertahanan NATO untuk negara Baltik yang disebut dengan istilah Pengawalan Elang.“Perluasan secara resmi disampaikan ke aliansi pertahanan di bawah prosedur rahasia,” demikian pesan tersebut. Kawat diplomatik lain,juga pada Januari 2010, ditandatangani Menteri Luar Negeri (menlu) AS Hillary Clinton yang menginstruksikan cara menanggapi rencana NATO yang baru untuk negara-negara Baltik sambil menekankan proyek itu harus dipertahankan kerahasiaannya.

“Kami melihat perluasan Pengawalan Elang sebagai satu langkah menuju kemungkinan perluasan rencana kontingensi khusus NATO menjadi sebuah rencana kawasan,” seperti tertulis dalam kawat itu.Kawat diplomatik tersebut juga mengatakan agar rencana militer itu sebaiknya tidak dibahas secara terbuka karena bisa meningkatkan ketegangan antara NATO-Rusia. Kawat diplomatik lainnya memperlihatkan kadar frustrasi antara Warsawa dan Washington sehubungan dengan rencana pertahanan rudal angkasa Patriot di Polandia. Rencana pertahanan itu merupakan imbalan penting bagi Polandia untuk mendukung Presiden George W Bush dalam rencana pertahanan rudal yang lebih meluas.

Salah seorang pejabat senior Polandia, seperti tertulis dalam sebuah kawat diplomatik pada Februari 2009, menyatakan kepada AS bahwa negaranya mengharapkan rudal yang beroperasi dan bukan sesuatu yang disebutnya sebagai “rencana pot bunga.” (AFP/Rtr/BBC/andika hm)

Pengunduh Wikileast Dipersulit Mendapat Pekerjaan

Kepanikan pemerintah AS terkait Wikileaks meluas ke ranah kampus. Mahasiwa Columbia University diperingatkan akan sulit mendapat kerja di masa depan jika mereka mengunduh (download) materi Wikileaks.

Lembaga Layanan Karir Columbia University menimbulkan kritik dari para pengamat yang menganggap bahwa tindakan itu merupakan peringatan bagi benteng pertahanan liberal sebuah perguruan tinggi AS.

Pengungkapan pelarangan ini muncul setelah pemerintah melarang para pekerja, yang berjumlah sekitar dua setengah juta orang, menggunakan komputer dan alat komunikasi lain untuk mengakses kabel diplomatik yang dibocorkan Wikileaks.

Columbia University mengatakan Lembaga Layanan Karir mereka telah mengirim surat elektronik kepada siswadi jurusan internasional dan urusan publik untuk tidak mengakses Wikileaks. Jurusan itu merupakan ranah Kementerian Luar Negeri AS dalam merekrut anggota.

Mereka menyarankan para alumni untuk tidak berkomentar apapun menyangkut dokumen tersebut di jejaring sosial, Facebook dan Twitter misalnya. Ini disebutkan terkait kemampuan seseorang dalam memandang sebuah informasi rahasia. (Sumber: http://www.kaskus.us/showthread.php?t=6193675)

Senin, 06 Desember 2010

Gempa 5,4 SR Guncang Cilacap

Metrotvnews.com, Cilacap:  Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) menginformasikan terjadi gempa berkekuatan 5,4 skala Richter (SR), Selasa pukul 01.53 WIB dengan pusat 10 kilometer barat daya Cilacap, Jawa Tengah.

Gempa yang berlokasi di 11.04 Lintang Selatan 107,35 Bujur Timur pada kedalaman 10 kilometer dinyatakan tidak berpotensi tsunami.

Pusat gempa juga berada pada 411 kilometer barat daya Cilacap Jawa Tengah, 423 kilometer Tasik Malaya-Jawa Barat, 426 Barat Daya Ciamis-Jawa Barat, 453 kilometer Barat Daya Kebumen-Jawa Tengah, dan 544 kilometerTenggara Jakarta. (Ant/RIZ)

Pengamat: Indonesia Waspadai Permainan Politik Internasional

Medan (ANTARA News) - Pengamat Hukum Internasional dari Universitas Sumatera Utara, Prof Dr Suhaidi, SH, mengingatkan, Indonesia perlu lebih mewaspadai mengenai permainan politik internasional dengan cara membocorkan rahasia negara tersebut melalui internet.

"Tindakan ini diduga disengaja dengan tujuan tertentu untuk menghasilkan sesuatu yang menguntungkan dari negara Indonesia," katanya di Medan, Senin, ketika diminta komentarnya mengenai dugaan bocornya rahasia negara di luar negeri.

Sebelumnya, sebuah situs static.guim.co.uk berhasil membongkar data-data yang dimiliki oleh Amerika Serikat. Dari data-data yang dimiliki oleh AS itu, terdapat data-data penting tentang Indonesia.

Menurut informasi tersebut, ada 3.059 dokumen penting rahasia Amerika tentang Indonesia. Ribuan data tentang Indonesia disusun Kedutaan Besar AS di Jakarta.

Tak ada rincian isi dan hanya klasifikasi dokumen resmi biasa dari laporan resmi untuk Kongres AS tentang Indonesia itu. Hanya disebut, ada laporan berjudul "Congressional Research Service; Report RS21874" yang disusun Bruce Vaughn.

Analis soal Asia Tenggara dan Asia Selatan dari Divisi Hubungan Luar Negeri, Pertahanan dan Perdagangan ini, mengupas singkat hasil Pemilihan Umum 2004 di Indonesia.

Suhaidi mengatakan, dengan melakukan cara-cara yang demikian, tentunya ada yang akan diinginkaan oleh sebuah negara.

Begitu juga, katanya, mengenai Indonesia dengan negara sahabat Rusia dan China, serta tentang Timor Timur (Tim Tim).

"Jadi semuanya itu ada yang akan diinginkan oleh sebuah negara.Inilah bentuk salah satu permainan politik internasional," kata Guru Besar Fakultas Hukum Universitas Sumatera Utara (USU) itu.

Selanjutnya ia mengatakan, dengan adanya permainan kelas tinggi itu, diharapkan Indonesia dapat semakin lebih waspada lagi, tidak mudah dipengaruhi atau "terjebak" dengan skenario yang kemungkinan diatur oleh sebuah negara asing.

Dengan adanya peristiwa atau "masalah" seperti ini, diharapkan dapat lebih mengingatkan bahwa Indonesia juga terus dipantau oleh negara asing.

Oleh karena itu, menurut dia, Indonesia juga harus bisa menjaga seluruh kerahasiaan negara agar jangan sampai bocor dan dimanfaatkan oleh negara luar.

"Pokoknya seluruh rahasia negara Indonesia harus diawasi ekstra ketat dan jangan sampai bocor,sehingga bisa diketahui oleh negara lain dan masyarakat secara luas," katanya.

Ia mengatakan, disinilah peran dari petugas yang bertanggung jawab untuk menjaga kerahasiaan negara itu, jangan sampai bocor atau diketahui oleh pihak luar.

"Pemerintah diharapkan dapat melindungi berbagai kerahasiaan negara itu, sehingga tidak diketahui oleh negara lain.Ini jelas sangat penting dalam suatu negara," kata Suhaidi.

Sebelumnya, anggota Komisi I DPR RI Teguh Juwarno menyatakan prihatin dengan dugaan bocornya data rahasia tentang Indonesia di luar negeri dan tersebar melalui internet.

"Kita sangat prihatin dengan bocornya informasi tentang Indonesia. Komisi I akan segera klarifikasi soal tersebut," kata Teguh di Gedung DPR, Jakarta, Kamis (2/12).

Ia mengatakan, bocornya data-data rahasia tentang Indonesia yang kemudian dimiliki oleh Amerika Serikat di laman situs static.guim.co.uk membuktikan lemahnya inteligen nasional dan Sandi Yudha untuk mengamankan rahasia penting negara. (ANT/K004)

Jimly: Sebaiknya Sultan Jangan Masuk Partai Politik

Bogor (ANTARA News) - Guru Besar Hukum Tata Negara Universitas Indonesia Jimly Asshidiqie mengatakan sebaiknya Sultan dan Pakualam jangan masuk ke dalam partai politik sebab justru akan membuat rawan politisasi dalam penetapan Gubernur dan Wakil Gubernur.

"Sultan dan Paku Alam sebaiknya tidak berpolitik praktis, untuk menghindari politisasi dari jabatan itu dan mencegah konflik karena politisasi. Kalau keluarganya boleh, tapi kalau diangkat menjadi sultan harus keluar," kata Jimly di Bogor, Selasa malam.

Ia mengatakan, sistem penetapan sultan menjadi gubernur merupakan kekhususan Yogyakarta yang telah diakui negara. Ia menjelaskan, Hal itu telah tertuang dalam Amandemen UUD 1945 pasal 18B."Pasal 18B itu sebagai pengakuan terhadap kekhususan daerah dan dikecualikan dari Pasal 18 Ayat 4," katanya.

Pasal 18B ayat 1 UUD 1945 menyatakan negara mengakui dan menghormati satuan-satuan pemerintahan daerah yang bersifat khusus atau bersifat istimewa yang diatur dengan undang-undang.

Sedangkan pasal 18B ayat menyatakan negara mengakui dan menghormati kesatuan masyarakat hukum adat beserta hak tradisionalnya, sepanjang masih hidup, sesuai dengan perkembangan masyarakat, dan sesuai prinsip Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).

Untuk itu, menurut dia, sistem yang dipakai oleh pemerintah Yogyakarta saat ini dalam bentuk penetapan Sultan dan Paku Alam sebagai Gubernur dan Wakil Gubernur tetap sah.

Sementara pasal 18 ayat 4 hasil perubahan tahun 2000, menyatakan gubernur, bupati, dan walikota masing-masing kepala daerah pemerintahan daerah propinsi, kabupaten, dan kota dipilih secara demokratis. Sedangkan ayat 7 menyatakan susunan dan tata cara penyelenggaraan pemerintahan daerah diatur dalam undang-undang.

Menurut dia, kekhususan ini tidak hanya dimiliki oleh Yogyakarta. DKI Jakarta juga memperoleh kekhususan dalam penerapan eksekutif dimana walikota di daerah DKI tidak dipilih tapi diangkat. Begitu pula dengan Aceh yang dikhususkan dalam pemerintahan adanya wali nangro Aceh Darussalam dan juga pengadilan syariah Aceh. Sementara di Papua, kekhususan juga ditampakan dari sisi legislatif dengan memasukan Majelis Rakyat Papua.

"Jadi kalau diajukan uji materi terhadap Yogyakarta, MK pasti mudah sekali pasti ditolak. Yogyakarta itu NKRI dengan r kecil. Jadi apapun bajunya, tetap dalam bingkai NKRI," katanya.

Menurut dia, seharusnya negara tidak perlu ikut campur. "UUD 1945 tahun 2000, itu mengatakan kami mengakui dan menghormati anda Yogyakarta dengan penetapan," katanya.

Ia menambahkan apabila nantinya terjadi konflik dalam menentukan Sultan atau Paku Alam dalam keluarga kerajaan, maka negara tidak perlu turut campur.

"Itu urusan dia kalau (Yogyakarta) terjadi konflik. Pemerintah pusat bisa membantu, tetapi itu tidak mengubah hakekatnya," katanya.

Ia menambahkan, bantuan tersebut dapat berupa aturan untuk mencegah kemungkinan terjadinya konflik. "Misalnya Sultan dan Pakua Alam tidak boleh berpolitik praktis untuk mencegah konflik dari politisasi," katanya. (ANT/K004)

Misionaris Goda Akidah Ketua Masjid dengan Uang 20 Juta

MAGELANG (voa-islam.com) Para misionaris semakin berani melancarkan pemurtadan. Bahkan kepada pengurus masjid dan pengasuh Taman Pendidikan Al-Qur'an (TPA), mereka terang-terangan menawarkan iming-iming pekerjaan dan materi puluhan juta rupiah.
Dusun Windusari kelurahan Kalibening, kecamatan Dukun Magelang adalah salah satu dusun yang menjadi korban bencana Merapi 2010. Dusun yang dihuni 183 KK itu, 180 KK di antaranya beragama Islam. Pasca meletusnya Merapi, dusun yang dihuni oleh 569 jiwa itu menjadi sasaran misionaris. Mereka memanfaatkan minimnya batuan logistik dan relawan yang datang ke dusun tersebut. Sementara sebuah desa di atasnya, yang hanya berbatasan sebuah tugu, menumpuk bantuan logistik dari berbagai sumber atas lobi-lobi misionaris.
Dengan modal uang yang melimpah, para misionaris berani memberikan iming-iming materi kepada para aktivis masjid, seperti yang dialami olah Pono, takmir Masjid Al-Muttaqin Windusari.
Kepada responden voa-islam.com, Pak Pono berterus terang bahwa dirinya sering didatangi misionaris dengan berbagai iming-iming, mulai dari tawaran untuk menjadi pengurus yayasan Citra Kasih dengan gaji 400 ribu perbulan, atau bantuan logistik berupa mie instan hingga tawaran bantuan uang tunai sejumlah 20 juta untuk membeli tanah “wakaf” desa.
Para misionaris terang-terangan hendak merekrut Pak Pono, padahal mereka sudah tahu bahwa Pak Pono adalah Ketua Takmir Masjid Al-Mutaqin yang sangat aktif mengadakan kegiatan keislaman di desanya. Bahkan sebuah ruang tamu di rumahnya juga dijadikan sebagai TPA sementara karena belum ada tempat dan gedung TPA yang memadai.
Pak Pono berharap ada relawan Muslim yang datang sambil membawa bantuan logistik dan perlengkapan shalat, TPA, TPQ dan dai untuk memberikan bimbingan rohani khususnya kepada generasi muda desa agar terbentengi dari upaya kristenisasi.
Pak Pono menuturkan, bencana Merapi beberapa waktu lalu mengakibatkan warga dusun yang sebagian besar bermata pencaharian petani ini belum bisa kembali ke sawah. Karenanya, lanjutnya, seluruh sawah dusun tertutup pasir sehingga sawah tidak bisa dibajak maupun ditanami. Otomatis, saat ini warga tidak memiliki penghasilan untuk kehidupan sehari-hari mereka, sementara bantuan logistik sangat minim.
Karena tak ada lagi mata pencaharian, maka Pak Pono dan umat Islam di Windusari berharap ada bantuan dan solidaritas dari umat Islam. Sebesar apapun bantuan kepada mereka, akan sangat bermanfaat untuk membentengi serangan para misionaris yang melancarkan pemurtadan berkedok bantuan kemanusiaan.
Kaum Muslimin harus membuktikan iman dan ukhuwah islamiyahnya. Keengganan kaum muslimin untuk membantu saudaranya yang tertimpa musibah, berarti memuluskan para misionaris untuk datang membantu sambil menyebarkan misi agamanya. [Bekti Sejati, Abu Fatih As-Salawi]
 

Media Dakwah Copyright © 2010 LKart Theme is Designed by Lasantha