Minggu, 26 Desember 2010

Masjid yang Dibom, Malah Gereja yang Diamankan

YOGYAKARTA (voa-islam.com) - Menyikapi ledakan bom di Masjid Syuhada Yogyakarta kemarin (23/12/2010) siang, pihak kepolisian wilayah itu semakin sibuk  melakukan pengamanan gereja-gereja menjelang perayaan Natal kali ini.

Tidak hanya menerjunkan personel untuk menjaga acara, pihak kepolisian Daerah Istimewa Yogyakarta juga melakukan penyisiran dan sterilisasi terhadap gereja-gereja di wilayah tersebut, termasuk gereja St Antonius Kotabaru yang lokasinya tidak jauh dari lokasi ledakan Masjid Syuhada.

Pagi tadi pukul 09.30 satuan Gegana polda DIY menerjunkan personelnya untuk menyisir gereja yang memiliki banyak jemaah tersebut.

Tujuh orang personil Gegana menyisir bagian dalam dan luar gereja, termasuk kursi-kursi tambahan di luar gereja. Penyisiran dimulai dari daerah yang banyak dilewati orang, seperti aula, balkon, maupun tempat sampah.

Namun hingga proses sterilisasi usai, detektor logam milik Gegana sama sekali tidak menemukan barang yang mencurigakan.
..hingga proses sterilisasi usai, detektor logam milik Gegana sama sekali tidak menemukan barang yang mencurigakan..
Tim Gegana Polda DIY saat melakukan sterilisasi di gereja St Antonius, Kotabaru Yogyakarta pasca ledakan di Masjid Syuhada yang letaknya tidak berjauhan /photo. Tribunnews
"Gereja ini memang mendapat perhatian khusus karena mempunyai umat yang banyak," ujar Kanit Gegana Sat Brimob Polda DIY, Iptu Suripto. Ia juga menambahkan, karena dianggap daerah yang rawan, pihaknya beserta jajaran kepolisian akan melakukan pengawasan di halaman depan gereja hingga acara selesai.
Selain Gereja St Antonius Kotabaru, tim gegana juga menyisir Gereja Sawokembar, Bintaran, Loji, Mantrijeron, Jetis, Aletheia dan gereja di kawasan Ambarketawang. Hasilnya, semua gereja tersebut aman dari benda-benda mencurigakan, tambah Suripto.

Kepolisian Republik Indonesia mengerahkan puluhan ribu personilnya di seluruh daerah untuk mengamankan Natal tahun ini. Selain menempatkan personilnya  dihampir seluruh gereja yang ada, pihak kepolisian melalui tim Gegananya juga melakukan penyisiran dan sterilisasi di gereja-gereja tersebut.
Untuk wilayah DIY sendiri, Gegana mengerahkan empat tim yang menyisir Sleman, Bantul, Gunung Kidul dan Kota Yogyakarta. 15 personil akan menyisir 17 gereja di Sleman, enam personil menyisir tiga gereja di Wonosari dan tiga gereja di Bantul, sementara tujuh personil akan menyisir lebih dari delapan gereja di Kota Yogyakarta.

FPI minta densus 88 usut bom di Masjid Syuhada.
..gembar-gembor seolah-olah menjelang Natal umat Kristiani terancam dan pengerahan aparat besar-besaran untuk jaga gereja malah justru masjid yang dibom dan umat Islam yang jadi korban..
Terkait dengan teror bom di Masjid Syuhada Yogyakarta, Front Pembela Islam (FPI) meminta densus 88 untuk mengusut tuntas kejadian tersebut.
Masjid Syuhada, Yogyakarta yang dibom pada kamis (23/12/2010) siang /Photo. Tribunnews
Menurut salah seorang ketua Dewan Pengurus Pusat Front Pembela Islam (FPI), Munarman, pihak kepolisian, khususnya densus 88 yang harus mengusut kasus ini.

"Kami minta Densus 88 untuk segera mengusut tuntas teror terhadap umat Islam ini," kata Munarman dalam pesan singkatnya, Jumat(24/12/2010).

Menurut Munarman, gembar-gembor seolah-olah menjelang Natal umat Kristiani terancam dan pengerahan aparat besar-besaran untuk jaga gereja malah justru masjid yang dibom dan umat Islam yang jadi korban.

Karena itulah, lanjut Munarman pengusutan tuntas peledakan masjid terbesar di Yogyakarta harus dilakukan.

Seperti diberitakan sebelumnya, Masjid Syuhada Yogyakarta diguncang ledakan bom pada Kamis (23/12/2010) siang. Ledakan yang cukup keras tersebut membuat kaget masyarakat yang tengah berada di masjid untuk melakukan shalat. (trbn)

Pornografi Merusak Fungsi Otak dan Seksual. Inilah Cara Mencegahnya

JAKARTA (voa-islam.com) – Pornografi  berbahaya karena merusak fungsi dan struktur otak dan menghambat hubungan seksual suami-istri. Orang yang sudah teradiksi pornografi akan mengalami kegagalan dalam beradaptasi sosial.
Hal itu dikatakan Kepala Pusat Intelegensia Kesehatan Depkes RI dr. Jofizal Jannis, Sp.S(K) dalam Workshop “Know Your Brain: Kerusakan Otak Akibat Pornografi” di Hotel Gren Alia Cikini, Jakarta (23/12/2010).
Menurut Jofizal, secara fungsional adiksi pornografi adalah sesuatu yang  memacu daya tarik seksual seseorang. Disebut adiksi., bila terjadi perilaku berulang yang merusak sehingga menyebabkan seseorang tidak sanggup menghentikannya. Kegagalan dalam pembinaan remaja bisa menjadi kegagalan  menyiapkan generasi mendatang.
Efek media (cyber generation) dari seseorang yang teradiksi pornografi akan berakibat Addict Generation. Ciri-ciri pada fisiknya akan tampak lelah, lesu, sulit konsentrasi, tidak melakukan percakapan yang lama, dan perhatian terpecah. Adapun dari sisi kultur bisa berakibat tercabutnya norma dan budaya lokal. Juga berdampak pada sosial kontrol, yakni hilangnya rasa hormat pada yang lebih tua, kesalahan mempersepsi, hilangnya kepatuhan terhadap aturan, dan tidak memiliki komitmen.
….Seseorang yang teradiksi pornografi akan tampak lelah, lesu, sulit konsentrasi, tidak melakukan percakapan yang lama, dan perhatian terpecah….
Dr. Jofizal mencatat, dampak sosial akibat otak yang teradiksi pornografi. Pertengahan September 2009 di Tangerang, seorang remaja laki-laki usia 15 tahun mencabuli remaja putri di empang tepi sawah. Di Bekasi, Maret 2009, Siswa kelas VI SD memperkosa adik kelasnya di toilet sekolah pada saat jam sekolah. Di Pekan Baru tahun 2005, siswa Sekolah Menengah memperkosa anak usia 7 tahun sebanyak tiga kali saat ditinggal orang tua.
Mengutip Journal of Adolescent Research, Januari 2008, juga mencatat, penelitian pada 813 pelajar dari 6 perguruan tinggi:  87% remaja pria dan 31% remaja wanita melihat pornografi. 48.4% remaja pria menonton paling tidak seminggu sekali, 20% menonton setiap hari atau tiap beberapa hari sekali
Komnas Anak (2009) memperoleh data tentang perilaku seksual remaja terhadap  4726 siswa SMP/SMA responden berusia 13 – 17 tahun di 12 Kota Besar. Hasilnya  97% pernah nonton film porno. Komnas juga mencatat, 1527 kekerasan seksual terhadap anak-anak: 103 kasus pelaku anak-anak remaja (6-12) tahun, 1167 kasus pidana dengan pelaku anak, 135 kasus perkosaan, dan 14 kasus pelecehan seksual.
Dalam pertemuan konselor Remaja yang dilakukan Yayasan Kita dan Buah Hati (tahun 2005), 1625 responden siswa kelas IV-VI SD di jabotabek didapatkan data 66% mengaku menyaksikan materi pornografi. Media untuk mengakses pornografi antara lain melalui:  komik (24%), game (18%), situs porno (16%), film (14%). Selebihnya melalui VCD, DVD, ponsel, majalah, koran.
Pemicu seorang anak dan remaja terbius pornografi adalah karena faktor:  iseng (27%), diajak teman (10%), untuk gaul (4%). Tempat biasa mereka nikmati, meliputi: rumah, kamar pribadi (36%), rumah teman (12%), warnet (10%), tempat sewa warnet (3%)
Rusaknya Moral Anak Bangsa Akibat Pornografi
Sementara itu dikatakan Pusat Pemeliharaan, Peningkatan dan Penanggulangan Intelegensia Kesehatan Kementerian Kesehatan RI, Dr. Gunawan Bambang Dwiyanto dalam sebuah presentasinya yang berjudul “A Loss  Generation:  Akibat Pornografi dan Rusaknya Moral Anak Bangsa.”
Dalam penelitiannya, Gunawan mencatat, gangguan perilaku dengan eskalasi yang meningkat. Tahap I: malu-malu melihat tayangan dari dada turun sampai ke alat vital secara bertahap kemudian menikmati. Tahap II: frekuensi ejakulasi yang meningkat sampai dengan tiada hari tanpa ejakulasi. Tahap III: pemenuhan emosional akibat adiksi (melihat secara nyata hubungan seks yang dilakukan antar lawan jenis) atau frekuensi menonton pornografi. Tahap IV: pemenuhan fungsi fisik yang tidak dapat dikendalikan (criminalities sexual)
Keadaan otak siswa SMA yang terjangkit Pornografi (2010), Ketika ditanya, bagaimana perasaannya setelah menonton film porno/bokep? Jawaban kuesioner tentang pornografi beberapa siswa SMA dan SD di provinsi “X” (6 Agustus 2010): ada yang mengatakan: Merasa lebih senang, lega, pernah lihat di HP, asyik dilihat (senang), terutama dadanya dan rasanya menggairahkan badan. Pernah lihat di majalah dan internet, tetapi perasaan saya biasa saja dan sedikit menyesal. Pernah lihat di HP, perasaan saya biasa aja. Tidak tahu. Kebanyakan pecandu-pecandu pornografi memperlihatkan perilaku melecehkan dan perilaku agresi.
....Kebanyakan pecandu-pecandu pornografi memperlihatkan perilaku melecehkan dan perilaku agresi....
Ada penyebab pintu masuknya adiksi pornografi, yakni Bored or Burned-out (jenuh), lonely (kesepian), Angry or Afraid (marah), Stressed (stres), Tired (lelah). Akibat adiksi pornografi itu di antaranya: tidak bisa konsentrasi, tidak paham, tidak kreatif, mudah lupa, otak merasa “penuh”, sakit-sakitan karena menurunnya daya tahan tubuh, serta berpikiran negatif
Keberhasilan mencegah dan menanggulangi adiksi pornografi, lanjut Dr Gunawan, akan ditentukan oleh sejauh mana peran Pusat Informasi Layanan Pencegahan dan Penanggulangan Adiksi terhadap pornografi, tersosialisasinya kegiatan layanan pencegahan dan penanggulangan adiksi terhadap pornografi melalui peran media massa.
Kemudian, terselenggaranya layanan pencegahan dan penanggulangan adiksi terhadap pornografi lintas program dan sektoral secara komprehensif. Tersedianya anggaran untuk kegiatan penyuluhan, advokasi, edukasi dan rehabilitasi melalui peran serta masyarakat yang difasilitasi oleh media massa  mulai dari tingkat Desa, Kecamatan, Kabupaten sampai Provinsi.
Mencegah Pornografi
Untuk mencegah dan menanggulangi pornografi, penguatan keluarga sebagai unit terkecil masyarakat memegang peranan penting dalam menata tata nilai kehidupan. Karena itu, keluarga harus diperkuat dari sisi kualitas sumberdaya manusia maupun pembagian peran dan tata kelola rumah tangga.
Dikatakan Jofizal, seseorang yang teradiktif pornografi, bisa disembuhkan dengan mengikuti empat hal: Pertama, punya motivasi diri untuk membebaskan diri dari adiksi dan memiliki kemauan melakukan apa yang diperlukan untuk sembuh. Anda tidak dapat memaksa seseorang untuk sembuh jika dia tidak ingin. Kedua, menciptakan lingkungan aman. Ketiga, ber-afiliasi dengan support group. Keempat, individu harus memilih seorang konselor/terapis yang mempunyai pelatihan khusus dan sukses dalam menangani kasus adiksi seks.
....seseorang yang teradiktif pornografi, bisa disembuhkan dengan mengikuti empat hal....
Bisa dipastikan, pornografi dapat menyebabkan adiksi dan mempengaruhi struktur otak dan hubungan psikososial, sehingga mempengaruhi intelegensia seseorang. Sesuai dengan fungsi otak, maka secara langsung dan tidak langsung terjadi kemunduran inteligensia. Untuk mengatasi adiktif pornografi adalah dengan pengendalian spiritual, yang meliputi: kontrol diri, membimbing kebutuhan, pendampingan dari orangtua, pengalihannya dengan Olahraga. “Mencegah itu lebih penting daripada mengobati. Karena itu peran pemerintah, masyarakat, orangtua, sekolah sangat dibutuhkan,” ungkap Jofizal.  [taz/Desastian]

PKS Wajibkan Kader Nonton Final Sepakbola Piala AFF, Katanya Demi Kemajuan


JAKARTA (voa-islam.com) – Untuk menyemangati Timnas di final Piala AFF, PKS instruksikan semua kadernya menonton laga final Indonesia-Malaysia, sebagai dorongan agar semakin kompetitif dan maju ke depan.

Presiden PKS Luthfie Hasan Ishaaq menginstruksikan semua kader PKS menonton laga final piala AFF antara Indonesia-Malaysia. Meski hanya melalui televisi, tapi partisipasi demikian setidaknya bisa menyemangati kesebelasan Timnas PSSI sore ini.

“Instruksi DPP agak unik tapi mungkin sebagai bentuk kebanggaan terhadap Timnas sepakbola. Kami instruksikan untuk menonton bersama final piala AFF, tidak harus VIP, bisa sambil membakar jagung atau menyantap bubur kacang hijau,” ujar Luthfie dalam seminar “Refleksi Akhir Tahun PKS” di Hotel Grand Sahid Jaya, Jakarta, Ahad (26/12/2010).

....Instruksi DPP agak unik tapi mungkin sebagai bentuk kebanggaan terhadap Timnas sepakbola. Kami instruksikan untuk menonton bersama final piala AFF....

Luthfie menuturkan, saat ini sepakbola menjadi olahraga yang sedang naik daun. Kesuksesan Timnas meluncur hingga final piala AFF layak diapresiasi.

“Jadi mari kita jadikan bukan semata-mata hiburan tapi sebagai dorongan agar semakin kompetitif dan maju ke depan,” paparnya.

Luthfie kemudian mengkritisi lemahnya perhatian PSSI terhadap animo masyarakat yang hendak menonton final AFF. Menurutnya, panitia harusnya memperhatikan betul kebutuhan suporter yang menjadi pemainke-12 yang memberikan dorongan semangat kepada Timnas.

“Selama ini masalah tiket telah menimbulkan ekses negatif yang harus diperbaiki,” kritiknya.

Hadir dalam acara ini Presiden PKS didampingi Ketua FPKS, Mustafa Kamal, Ketua BKSAP DPRR dari FPKS Hidayat Nurwahid, dll. Namun Sekjen PKS Anis Matta dan mantan Presiden PKS Tifatul Sembiring tak nampak dalam acara ini. [silum/dtk]PKS Wajibkan Kader Nonton Final Sepakbola Piala AFF, Katanya Demi Kemajuan

JAKARTA (voa-islam.com) – Untuk menyemangati Timnas di final Piala AFF, PKS instruksikan semua kadernya menonton laga final Indonesia-Malaysia, sebagai dorongan agar semakin kompetitif dan maju ke depan.

Presiden PKS Luthfie Hasan Ishaaq menginstruksikan semua kader PKS menonton laga final piala AFF antara Indonesia-Malaysia. Meski hanya melalui televisi, tapi partisipasi demikian setidaknya bisa menyemangati kesebelasan Timnas PSSI sore ini.

“Instruksi DPP agak unik tapi mungkin sebagai bentuk kebanggaan terhadap Timnas sepakbola. Kami instruksikan untuk menonton bersama final piala AFF, tidak harus VIP, bisa sambil membakar jagung atau menyantap bubur kacang hijau,” ujar Luthfie dalam seminar “Refleksi Akhir Tahun PKS” di Hotel Grand Sahid Jaya, Jakarta, Ahad (26/12/2010).

....Instruksi DPP agak unik tapi mungkin sebagai bentuk kebanggaan terhadap Timnas sepakbola. Kami instruksikan untuk menonton bersama final piala AFF....

Luthfie menuturkan, saat ini sepakbola menjadi olahraga yang sedang naik daun. Kesuksesan Timnas meluncur hingga final piala AFF layak diapresiasi.

“Jadi mari kita jadikan bukan semata-mata hiburan tapi sebagai dorongan agar semakin kompetitif dan maju ke depan,” paparnya.

Luthfie kemudian mengkritisi lemahnya perhatian PSSI terhadap animo masyarakat yang hendak menonton final AFF. Menurutnya, panitia harusnya memperhatikan betul kebutuhan suporter yang menjadi pemainke-12 yang memberikan dorongan semangat kepada Timnas.

“Selama ini masalah tiket telah menimbulkan ekses negatif yang harus diperbaiki,” kritiknya.

Hadir dalam acara ini Presiden PKS didampingi Ketua FPKS, Mustafa Kamal, Ketua BKSAP DPRR dari FPKS Hidayat Nurwahid, dll. Namun Sekjen PKS Anis Matta dan mantan Presiden PKS Tifatul Sembiring tak nampak dalam acara ini. [silum/dtk]

Kamis, 23 Desember 2010

Israel Penjajah, Haus Darah, Ilegal, dan Pemimpin Teroris!

Addakwah.com. Israel dinilai sebagai penjajah, haus darah, ilegal, dan pemimpin teroris dunia. Unrtuk itu, Ketua Biro Politik Gerakan Perlawanan Islam Palestina (Hamas) Khaled Meshal menegaskan, bangsa Palestina tidak menghendaki pembentukan negara bayangan dan bentukan PBB yang masih mengakui eksistensi Rezim Zionis Israel. "Muqawama adalah solusi untuk menghadapi brutalitas Israel," tegas Meshal.

"Mayoritas rakyat Palestina dan kubu politik baik di dalam maupun di luar Palestina meyakini keberadaan Rezim Zionis di bumi Palestina adalah ilegal dan solusi tunggal untuk mengusir rezim penjajah ini adalah muqawama," demikian ditandaskan Meshal(Rabu 22/12) saat menyambut konvoi Asia pembebasan Gaza di Damaskus, Suriah.

Menurut laporan Fars News, di awal pidatonya, Meshal memuji upaya para anggota konvoi kemanusiaan dari Asia demi membebaskan Jalur Gaza dari boikot Israel. Dikatakannya,"Kalian adalah pribadi-pribadi pemberani dan memiliki sifat mulia." "Kami mengucapkan terimakasih dan penghargaan setinggi-tingginya kepada kalian," ungkap Meshal.

Israel adalah rezim penjajah, haus darah, ilegal dan pemimpin gerakan teroris di dunia, tambah Meshal. Masih menurutnya, blokade Jalur Gaza bukan satu-satunya kejahatan rezim Tel Aviv. Israel memblokade Gaza dan mencaplok Palestina serta merusak rumah-rumah warga Palestina dan mengusir mereka. Sadisnya lagi, Israel juga merampas ladang dan air warga Palestina serta melancarkan program yahudisasi Baitul Maqdis.

Meshal mengingatkan, Israel setiap harinya membantai wanita dan anak-anak Palestina. Saat ini sekitar delapan ribu warga Palestina mendekam di penjara-penjara Israel dan mereka disiksa dengan beragam siksaan. Oleh karena itu menurut Meshal solusi tunggal bagi bangsa ini untuk lepas dari cengkeraman Israel adalah muqawama dan bukannya perundingan.

Seraya mengecam sikap Otorita Ramallah dan Gerakan Fatah, Meshal mengatakan, sikap mereka bukan mewakili bangsa Palestina di dalam dan luar negeri. Ia mengharapkan dilanjutkannya upaya bantuan dan pengiriman konvoi bantuan kemanusian hingga blokade Gaza benar-benar dicabut.

Menurutnya upaya mulia untuk membebaskan Gaza tidak akan sia-sia dan dengan bantuan Allah usaha ini akan berhasil membebaskan Jalur Gaza. "Kami di Damaskus datang menyambut kalian dan besok warga Gaza akan menyambut kedatangan kalian. Dengan pertolongan Allah swt, secepatnya al-Quds akan bebas dan kami akan menyambut kedatangan kalian di sana," tegas Meshal dalam kata sambutannya.
Smb; republika.co.id.

Cyber Sex Adalah Penyakit Jiwa yang Lebih Berbahaya daripada Selingkuh

VOA-ISLAM.COM – Jangan sekali-sekali melongok situs porno (cybersex). Sekali melongok, bisa kecanduan dan anda berpenyakit jiwa.
Jika hari-hari Anda banyak diisi dengan browsing, hingga mem-bookmarks situs-situs seks, maka Anda perlu waspada. Apa pasal?
Sebuah studi menunjukkan bahwa topik seks merupakan pencarian terbanyak secara online, dan sebanyak 15 persen dari 57 Juta warga Amerika yang online setiap harinya membuka situs pornografi. Istilahnya bagi mereka “rekreasi tidak berbahaya”. Demikian seperti dilansir WebMD, Rabu (22/12/2010).
Tapi sebuah studi terbaru yang dipublikasikan jurnal Professional Psychology menemukan, mereka yang menghabiskan 11 jam atau lebih sepekan untuk mengunjungi situs seks, merupakan pertanda penderita sakit kejiwaan.
Dari studi terbaru ini mengakui, pengejaran seks secara online, mengganggu aspek lain dalam kehidupan. Mereka juga mengungkapkan, adanya risiko ketergantungan dengan kebutuhan seks yang meningkat, pada akhirnya mengarah pada cyber sex.
….Pengejaran seks secara online mengganggu aspek kehidupan dengan risiko ketergantungan yang mengarah pada cyber sex….
Bagi aspek perselingkuhan, dalam pandangan para ahli, memiliki aktivitas seksual apapun selain dengan pasangan itu salah. Lalu melalui pandangan yang lebih liberal, mempercayai bahwa selama pasangan tidak terganggu dengan kegiatan cyber, maka tidak ada yang dirugikan.
Bagaimana pun juga, para ahli menyetujui bahwa ketika cyber sex menggantikan atau mengganggu hubungan intim dengan sesama makhluk, maka hal itu justru menimbulkan masalah yang jauh lebih besar dari “selingkuh”.
Untuk itu, Anda harus mewaspadai frekuensi cyber sex yang dapat meningkat menjadi seks yang sebenarnya, saat partner cyber sex mengajak bertemu. [taz/okz]

Makna Batil Menyebut Jihad Melawan Orang Kafir Sebagai Jihad Kecil

Oleh: Badrul Tamam
Alhamdulillah, segala puji bagi Allah yang telah menjadikan jihad sebagai puncak amal dalam Islam. Shalawat dan salam semoga terlimpah panglima Mujahidin, Nabi kita Muhammad besera keluarga dan para sahabatnya.
Sesungguhnya pada jihad terdapat masa depan umat Islam. Tanpanya, kaum muslimin terhinakan. Musuh-musuh Islam menyadari hal ini, karenanya mereka senantiasa berusaha mematikan semangat jihad dengan berbagai cara.
Melakukan intimidasi terhadap mujahidin merupakan satu cara yang dilakukan musuh Islam untuk melemahkan semangat jihad umat. Penangkapan, memenjarakan, menghukum mati, dan menembak di tempat digunakan untuk menakut-nakuti para mujahidin melanjutkan perjalannya. Namun bagi mujahidin yang sudah menjual jiwa dan raganya kepada Allah dengan surga, semakin besar ujian di jalan Allah, maka semakin nampak kebenaran jalan yang ditempuh dan semakin dekat pertolongan Allah turun.
أَمْ حَسِبْتُمْ أَنْ تَدْخُلُوا الْجَنَّةَ وَلَمَّا يَأْتِكُمْ مَثَلُ الَّذِينَ خَلَوْا مِنْ قَبْلِكُمْ مَسَّتْهُمُ الْبَأْسَاءُ وَالضَّرَّاءُ وَزُلْزِلُوا حَتَّى يَقُولَ الرَّسُولُ وَالَّذِينَ آَمَنُوا مَعَهُ مَتَى نَصْرُ اللَّهِ أَلَا إِنَّ نَصْرَ اللَّهِ قَرِيبٌ
Apakah kamu mengira bahwa kamu akan masuk surga, padahal belum datang kepadamu (cobaan) sebagaimana halnya orang-orang terdahulu sebelum kamu? Mereka ditimpa oleh malapetaka dan kesengsaraan, serta digoncangkan (dengan bermacam-macam cobaan) sehingga berkatalah Rasul dan orang-orang yang beriman bersamanya: "Bilakah datangnya pertolongan Allah?" Ingatlah, sesungguhnya pertolongan Allah itu amat dekat.” (QS. Al-Baqarah: 214)
Dan ketika pertolongan Allah datang kemenangan umat Islam pasti terealisasikan.
إِنْ يَنْصُرْكُمُ اللَّهُ فَلَا غَالِبَ لَكُمْ وَإِنْ يَخْذُلْكُمْ فَمَنْ ذَا الَّذِي يَنْصُرُكُمْ مِنْ بَعْدِهِ وَعَلَى اللَّهِ فَلْيَتَوَكَّلِ الْمُؤْمِنُونَ
Jika Allah menolong kamu, maka tak adalah orang yang dapat mengalahkan kamu; jika Allah membiarkan kamu (tidak memberi pertolongan), maka siapakah gerangan yang dapat menolong kamu (selain) dari Allah sesudah itu? Karena itu hendaklah kepada Allah saja orang-orang mukmin bertawakal.” (QS. Ali Imran: 160)
Benarkah Jihad Qital (Perang) Adalah Jihad Asghar (Kecil)
Cara lain yang ditempuh musuh-musuh Islam dari kaum kafirin dan munafikin untuk melemahkan semangat jihad adalah dengan menghembuskan syubhat adanya amal lain dalam Islam yang lebih agung dari jihad. Tujuannya, agar umat berpaling dari jihad dan meninggalkannya karena ada yang lebih besar pahala dan keutamaannya.
Jihad qital (berperang) melawan orang kafir dan munafik dikategorikan sebagai jihad kecil. Ada jihad yang lebih besar yang harus mendapat perhatian, yaitu jihad Akbar. Dan maksud dari jihad akbar adalah jihad melawan hawa nafsu.
Syaikhul Islam Ibnu Taimiyyah rahimahullaah dalam Majmu’ Fatawanya (Juz 11) mengingkari penamaan jihad qital (berperang) melawan orang kafir sebagai jihad kecil. Manurut beliau, jihad melawan orang kafir merupakan salah satu amal yang paling agung dalam Islam. Bahkan, jihad merupakan amal tathawu’ yang paling utama. Beliau melandaskannya pada beberapa dalil dari Al-Qur’an dan hadits tentang keutamaan jihad:
Firman Allah Ta’ala,
لَا يَسْتَوِي الْقَاعِدُونَ مِنَ الْمُؤْمِنِينَ غَيْرُ أُولِي الضَّرَرِ وَالْمُجَاهِدُونَ فِي سَبِيلِ اللَّهِ بِأَمْوَالِهِمْ وَأَنْفُسِهِمْ فَضَّلَ اللَّهُ الْمُجَاهِدِينَ بِأَمْوَالِهِمْ وَأَنْفُسِهِمْ عَلَى الْقَاعِدِينَ دَرَجَةً وَكُلًّا وَعَدَ اللَّهُ الْحُسْنَى وَفَضَّلَ اللَّهُ الْمُجَاهِدِينَ عَلَى الْقَاعِدِينَ أَجْرًا عَظِيمًا
Tidaklah sama antara mukmin yang duduk (yang tidak turut berperang) yang tidak mempunyai udzur dengan orang-orang yang berjihad di jalan Allah dengan harta mereka dan jiwanya. Allah melebihkan orang-orang yang berjihad dengan harta dan jiwanya satu derajat di atas orang-orang yang duduk. Kepada masing-masing mereka Allah menjanjikan pahala yang baik (surga) dan Allah melebihkan orang-orang yang berjihad atas orang yang duduk dengan pahala yang besar.” (QS. Al-Nisa’: 95)
أَجَعَلْتُمْ سِقَايَةَ الْحَاجِّ وَعِمَارَةَ الْمَسْجِدِ الْحَرَامِ كَمَنْ آمَنَ بِاللَّهِ وَالْيَوْمِ الْآخِرِ وَجَاهَدَ فِي سَبِيلِ اللَّهِ لَا يَسْتَوُونَ عِنْدَ اللَّهِ وَاللَّهُ لَا يَهْدِي الْقَوْمَ الظَّالِمِينَ
Apakah (orang-orang) yang memberi minuman kepada orang-orang yang mengerjakan haji dan mengurus Masjidilharam, kamu samakan dengan orang-orang yang beriman kepada Allah dan hari kemudian serta berjihad di jalan Allah? Mereka tidak sama di sisi Allah; dan Allah tidak memberikan petunjuk kepada kaum yang dzalim.” (QS. Al-Taubah: 19)
الَّذِينَ آمَنُوا وَهَاجَرُوا وَجَاهَدُوا فِي سَبِيلِ اللَّهِ بِأَمْوَالِهِمْ وَأَنْفُسِهِمْ أَعْظَمُ دَرَجَةً عِنْدَ اللَّهِ وَأُولَئِكَ هُمُ الْفَائِزُونَ  يُبَشِّرُهُمْ رَبُّهُمْ بِرَحْمَةٍ مِنْهُ وَرِضْوَانٍ وَجَنَّاتٍ لَهُمْ فِيهَا نَعِيمٌ مُقِيمٌ  خَالِدِينَ فِيهَا أَبَدًا إنَّ اللَّهَ عِنْدَهُ أَجْرٌ عَظِيمٌ
Orang-orang yang beriman dan berhijrah serta berjihad di jalan Allah dengan harta benda dan diri mereka, adalah lebih tinggi derajatnya di sisi Allah; dan itulah orang-orang yang mendapat kemenangan. Orang-orang yang beriman dan berhijrah serta berjihad di jalan Allah dengan harta benda dan diri mereka, adalah lebih tinggi derajatnya di sisi Allah; dan itulah orang-orang yang mendapat kemenangan. Mereka kekal di dalamnya selama-lamanya. Sesungguhnya di sisi Allah-lah pahala yang besar.” (QS. Al-Taubah: 20-22)
Diriwayatkan dalam Shahih Muslim dan lainnya, dari Nu’man bin Basyir radhiyallahu 'anhu, ia berkata: “Aku pernah berada di sisi mimbar Nabi shallallahu 'alaihi wasallam, lalu ada seorang laki-laki berkata, ‘Aku tidak peduli, aku tidak akan melakukan pekerjaan apapun sesudah (masuk) Islam kecuali memberi minum pada orang haji’. Lalu di jawab oleh yang lain, ‘Kalau aku tak peduli, aku tidak mengamalkan amalan apapaun setelah (masuk) Islam kecuali memakmurkan Masjidil Haram’. Lalu berkatalah Ali bin Abi Thalib, ‘Berjihad di jalan Allah lebih utama dari semua amal yang kalian katakan itu’,
Kemudian Umar bin Khattab melarang mereka, “Janganlah kalian berbicara keras di sisi mimbar Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam, tetapi jika sudah selesai shalat (Jum’at) saya akan menanyakannya. Maka bertanyalah Umar kepada Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam, lalu Allah Ta’ala menurunkan ayat ini –QS. Al-Taubah: 19-.”
Diriwayatkan dalam Shahihain, dari Abdullah bin Mas’ud radhiyallahu 'anhu bertanya, “Wahai Rasulullah, amal apakah yang paling utama di sisi Allah 'Azza wa Jalla?” Beliau menjawab, “Shalat tepat pada waktunya.” Aku bertanya, “Lalu apa?” Beliau menjawab, “Berbakti kepada kedua orang tua.” Aku bertanya, “Lalu apa?” Beliau menjawab, “Berjhad di jalan Allah.” Dia berkata,”Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam menyampaikan semua itu kepadaku, dan kalau aku bertanya lagi pasti beliau menambahnya untukku.”
Masih dalam Shahihain, Nabi shallallahu 'alaihi wasallam ditanya tentang amal yang paling utama? Beliau menjawab, “Iman kepada Allah dan berjihad di jalan-Nya.” Beliau ditanya lagi, “Lalu apa?” beliau menjawab, “Haji mabrur.”
Diriwayatkan dalam Shahihain bahwa seorang laki-laki bertanya kepada Nabi shallallahu 'alaihi wasallam, “Ya Rasulullah, beritahukan kepadaku amal yang menyamai jihad di jalan Allah?” Beliau menjawab, “Engkau tak akan bisa melaksanakannya atau engkau tak akan kuat.” Dia berkata lagi, “Beritahukan aku tentangnya?” Beliau menjawab, “Apakah engkau mampu, jika seorang mujahid keluar berjihad, engkau berpuasa dan tidak berbuka, shalat dan tidak berhenti?”
Dan dalam Kutub Sunan, dari Mu’adz radhiyallahu 'anhu, Nabi shallallahu 'alaihi wasallam pernahberkata kepadanya, “Maukah aku tunjukkan kepadamu akan pokok urusan, tiang dan puncaknya? Pokok urusan adalah Islam, tiangnya adalah jihad, sedangkan puncaknya adalah jihad fi sabilillah.”
Dalil-dalil tentang keutamaan jihad di atas disebutkan oleh Ibnu Taimiyah sesudah beliau mengomentari hadits yang menerangkan bahwa jihad terhadap orang kafir adalah jihad asghar (kecil). Beliau berkata, “Adapun hadits yang diriwayatkan oleh sebagian mereka bahwa beliau shallallahu 'alaihi wasallam pernah bersabda pada waktu Perak Tabuk,
رَجَعْنَا مِنْ الْجِهَادِ الْأَصْغَرِ إلَى الْجِهَادِ الْأَكْبَرِ
Kita pulang dari jihad kecil menuju jihad besar,” tidak ada dasarnya dan tidak seorang pun ahli ma’rifat yang meriwayatkannya sebagai perkataan dan perbuatan Nabi Shallallahu 'Alaihi wa Sallam. Bagaimanapun, jihad melawan kaum kafir adalah termasuk amalan terbesar dan paling utama.” (Majmu’ Al-Fatawa 11/197, dan Al-Furqan Baina Awliya` Ar-Rahman wa Awliya` Asy-Syaithan: 46).
Pernyataan beliau ini, oleh Syaikh al-Albani dalam Silsilah Shahihah, seolah-olah menunjukkan bahwa beliau rahimahullaah mengingkari penamaan jihad (berperang melawan orang kafir) sebagai jihad asghar (jihad kecil).
Makna Batil Jihad kecil
Nampak dari lafadz hadits dhaif di atas bahwa yang dimaksud dari jihad kecil adalah jihad qital (perang) melawan orang-orang kafir pada perang Tabuk. Makna ini tertolak karena meremehkan kedudukan jihad fi sabilillah, merendahkan kemuliaannya dalam Islam dan perannya untuk membela eksistensi dan kemuliaan umat Islam ketika mendapat serangan musuh dan kezaliman penguasa tiran lagi sombong.
Nash-nash Al-Qur’an dan sunnah syarifah banyak menyebutkan tentang keutamaan jihad dan kedudukannya yang sangat mulia dalam Islam. Di antara dalil sudah disebutkan oleh Ibnu Taimiyah dalam nukilan di atas. Karenanya tidak layak amal jihad yang sangat dimuliakan Islam disebut sebagai jihad kecil.
Kedudukan Hadits Jihad Besar dan Jihad Kecil
Kaum yang menomorduakan jihad qital berargumen dengan hadits yang sangat masyhur. Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam bersabda sewaktu pulang dari perang Tabuk,
رَجَعْنَا مِنَ الْجِهَادِ الْأَصْغَرِ إِلَى الْجِهَادِ الْأَكْبَرِ . قَالُوْا وَمَا الْجِهَادُ الْأَكْبَرُ ؟ قَالَ جِهَادُ الْقَلْبِ
 “Kita telah kembali dari jihad kecil menuju jihad yang lebih besar.” Mereka berkata, “Apakah jihad yang lebih besar itu?” Beliau menjawab, “Jihad hati.” (HR. Al-Baihaqi dalam Az-Zuhd (384) dan Al-Khathib Al-Baghdadi dalam Tarikh Baghdad (Bab Al-Wawi/Dzikr Al-Asma` Al-Mufradah) dari Jabir bin Abdillah Radhiyallahu 'Anhuma. Al-Mizzi dalam Tahdzib Al-Kamal (biografi Ibrahim bin Abi Ablah Al-Adawi/210) dan Ibnu Asakir dalam Tarikh Dimasyq (biografi Ibrahim bin Abi Ablah); dari Ibrahim bin Abi Ablah.
Imam As-Suyuthi mengatakan, “Diriwayatkan Ad-Dailami, Al-Baihaqi dalam Az-Zuhd, dan Al-Khathib.”[Jami’ Al-Ahadits (15164)]
Dalam riwayat Al-Khathib disebutkan, bahwa ketika Nabi Shallallahu 'Alaihi wa Sallam dan para sahabat baru saja dari suatu peperangan, beliau bersabda kepada mereka,
قَدِمْتُمْ خَيْرَ مَقْدَمٍ مِنَ الْجِهَادِ الْأَصْغَرِ إِلَى الْجِهَادِ الْأَكْبَرِ . قَالُوْا : وَمَا الْجِهَادُ الْأَكْبَرُ ؟ قَالَ : مُجَاهَدَةُ الْعَبْدِ هَوَاهُ
Kalian telah kembali ke tempat kedatangan terbaik, dari jihad yang lebih kecil menuju jihad yang lebih besar.” Para sahabat berkata, “Apakah jihad yang lebih besar itu? Nabi bersabda, “Jihad seorang hamba melawan hawa nafsunya.
Derajat Hadits tersebut adalah Dha’if.
Al-Baihaqi berkata, “Hadits ini sanadnya lemah.”
As-Suyuthi menukil dari Ibnu Hajar, “Hadits ini sangat terkenal dan sering diucapkan. Ia adalah perkataan Ibrahim bin Abi Ablah dalam Al-Kunanya An-Nasa`i.”[Ad-Durar Al-Muntatsarah fi Al-Ahadits Al-Musytaharah (1/11)]
Al-Iraqi mendha’ifkan hadits ini dalam Takhrij Ahadits Al-Ihya` (2567).
Ibnu Taimiyah berkata, “Tidak ada dasarnya dan tidak seorang pun ahli makrifat yang meriwayatkannya sebagai perkataan dan perbuatan Nabi Shallallahu 'Alaihi wa Sallam. Bagaimanapun, jihad melawan kaum kafir adalah termasuk amalan yang terbesar dan paling utama.”[ Majmu’ Al-Fatawa: 11/197, dan Al-Furqan Baina Awliya` Ar-Rahman wa Awliya` Asy-Syaithan: 46]
Dalam Silsilah Al-Ahadits Adh-Dha’ifah (2460), Syaikh Al-Albani berkata, “Hadits mungkar.” Dan dalam Dha’if Al-Jami’ Ash-Shaghir (8510), Al-Albani mendha’ifkannya. (Takhrij hadits dinukil dari tulisan Ust. Abduh Zulfidar Akaha dalam http://abduhzulfidar.blogspot.com)
[PurWD/voa-islam.com]

Dua Hari Jelang Natal, Masjid Syuhada Yogyakarta Dibom

YOGYAKARTA (voa-islam.com) - Dua hari jelang natal, sebuah bom meledak di sekitar gerbang masuk Masjid Syuhada Yogyakarta, Kamis sekitar pukul 14.15 WIB sehingga membuat kaget masyarakat yang sedang berada di masjid tersebut. "Saat itu, saya sedang bersiap untuk pulang, tetapi tiba-tiba terdengar suara ledakan yang cukup besar, seperti petir," kata salah satu karyawan TK Masjid Syuhada Baedlowi di Yogyakarta, Kamis (23/12/2010).
Menurut dia, usai terdengar ledakan tersebut ia melihat ada sebuah benda yang berputar-putar di bawah pohon ketapang dan juga mengeluarkan percikan api seperti kabel listrik yang putus. "Percikan api tersebut berlangsung cukup lama, sekitar tiga menit. Saya juga tidak tahu bom tersebut berasal dari mana. Tahu-tahu sudah seperti ini," katanya.

Ledakan yang cukup keras tersebut juga membuat sejumlah pekerja yang berada di lantai bawah Masjid Syuhada naik untuk melihat asal bunyi ledakan tersebut dan tidak ada korban jiwa dari kejadian tersebut. Usai ledakan, tim gegana dari Kepolisian Resort Kota Yogyakarta menuju ke lokasi dan mengamankan bom tersebut ke kantor kepolisian.
..Bom berdaya ledak rendah tersebut berbentuk tabung sepanjang sekitar 40 centimeter (cm), dan terdiri atas dua bagian yaitu selongsong utama dan bubuk mesiu yang disimpan dalam pipa pvc..
Bom berdaya ledak rendah tersebut berbentuk tabung sepanjang sekitar 40 centimeter (cm), dan terdiri atas dua bagian yaitu selongsong utama dan bubuk mesiu yang disimpan dalam pipa pvc. Kapolda DIY Brigjen (pol) Ondang Sutarsa mengatakan masyarakat tidak perlu terprovokasi dengan kejadian tersebut.

"Jangan terjebak oleh provokasi seperti ini. Masyarakat harus terus meningkatkan kewaspadaan, jika ada yang mencurigakan, harus segera dilaporkan kepada pihak terkait," kata Ondang di Kantor Kepolisian Resor Kota Yogyakarta.

Ia mengatakan, seluruh masyarakat agar tetap tenang, tidak perlu takut dan percaya kepada kepolisian. Sementara itu, mengenai bom yang meledak di masjid tersebut, Ondang mengatakan bahwa bom tersebut berdaya ledak rendah dan hampir menyerupai sebuah petasan besar sehingga menghasilkan suara ledakan yang cukup keras.

"Saya baru melihat bentuk yang seperti ini karena biasanya bom memakai pengatur waktu, tetapi ini tidak," katanya. Ia menengarai, pembuat bom tersebut adalah pelaku lama yang sedang mencoba melakukan variasi terhadap bom yang dibuatnya. [aa/rpb]

AS Komitmen Bantu Pelihara Hercules TNI AU

Jakarta (ANTARA News) - Pemerintah Amerika Serikat menegaskan komitmennya untuk membantu pemeliharaan pesawat-pesawat angkut berat C-130 milik Hercules TNI Angkatan Udara.

Atase Udara (Atud) Amerika Serikat Colonel Kevin A Booth mengatakan hal itu saat mengunjungi Kepala Staf Angkatan Udara Marsekal TNI Imam Sufaat di Jakarta, Kamis.

Juru bicara TNI Angkatan Udara Marsekal Pertama TNI Bambang Samoedro, usai pertemuan itu mengatakan, sekarang satu unit pesawat angkut berat C-130 Hercules TNI Angkatan Udara menjalani pemeliharaan berat dalam Programmed Depot Maintanance (PDM) di hangar perusahaan ARINC di Oklahoma, AS.

"Semula direncanakan lebih dari satu, namun kita baru kirim satu. Tetapi mereka tetap komitmen untuk membantu pemeliharaan sejumlah pesawat Hercules TNI Angkatan Udara," kata Bambang.

Satu pesawat yang menjalani pemeliharaan berat di ARINC untuk kali pertama itu, bernomor register A-1323.

"Program pemeliharaan PDM tersebut merupakan pemeliharaan tingkat berat untuk pesawat C-130 Hercules yang mengacu pada technical order yang dikeluarkan AS. Program ini merupakan tindak lanjut dari kesepakatan yang telah disepakati angkatan udara RI dan AS," katanya, menambahkan.

Bambang menegaskan, program pemeliharaan yang dibiayai dengan hibah AS itu bertujuan meningkatkan kemampuan dan kesiapan pesawat C-130 Hercules TNI Angkatan Udara.

"Pengerjaan pemeliharaan itu akan dilangsungkan selama enam bulan, melibatkan sepuluh orang teknisi TNI Angkatan Udara dalam rangka alih teknologi," ungkapnya.

Tentang penyelesaian pemeliharaan satu unit Hercules itu, Bambang mengatakan, "dari rencana enam bulan, kemungkinan mundur hingga lebih dari enam bulan karena ternyata banyak yang harus diperbaiki dan diganti.".

Perbaikan menyeluruh satu unit Hercules itu diperkirakan menelan biaya senilai 6,5 juta dolar AS.
 

Media Dakwah Copyright © 2010 LKart Theme is Designed by Lasantha