Selasa, 04 Januari 2011

Ahmadinejad Ucapkan Selamat Natal & Doakan Kebahagiaan Umat Kristen Sedunia

TEHERAN (voa-islam.com) – Memasuki tahun baru 2011, Presiden Iran Mahmoud Ahmadinejad menyampaikan salam natal kepada Paus Benediktus XVI dan para pemimpin negara yang merayakan Natal. Ia juga mendoakan seluruh umat Kristen agar tahun ini dilimpahkan kesehatan, kesuksesan, kebahagiaan dan kemakmuran. Dengan demikian, Ahmadinejad berharap agar tahun 2011 ini menjadi tahun yang damai untuk dunia.
Demikian pernyataan resmi Kantor Presiden Iran seperti dilansir kantor FARSnews.com, Minggu (2/1/2011). Ahmadinejad berharap 2011 menjadi tahun empati, persahabatan, perdamaian dan ketentraman untuk umat manusia.
“Saya harap tahun baru akan menjadi tahun untuk mendekatkan realitas manusia dan nilai ketuhanan, di mana manusia mengembangkan empati, perdamaian, dan ketentraman dengan kembalinya prinsip-prinsip dalam ajaran para nabi Tuhan, dan menggandakan usaha untuk saling memahami di antara orang-orang yang merdeka dan di antara pemeluk agama samawi,” kata Ahmadinejad.
Kepada Paus Benediktus, Ahmadinejad menyampaikan harapannya agar 2011 menjadi tahun di mana umat manusia menjunjung ajaran Tuhan soal kemerdekaan, keadilan, saling memahami dan mendukung mereka yang ditindas.
Ahmadinejad juga mendoakan seluruh pengikut Yesus Kristus agar tahun ini dilimpahkan kesehatan, kesuksesan, kebahagiaan dan kemakmuran.
Hebat sekali ukhuwah Presiden Iran Ahmadinejad kepada umat non Muslim. Ada apa? [taz/dtk]

Pamer Pidato 'English Gado-gado', SBY Ditertawakan Wartawan

JAKARTA (voa-islam.com) – Ketika menjabat Menkopolkam pada 2003,  Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) pernah mendapat penghargaan sebagai pejabat negara berbahasa lisan Indonesia terbaik. Ketika menjabat Presiden RI, SBY kerap membumbui pidatonya dengan istilah-istilah Inggris. Pemakaian istilah Inggris secara berlebihan (English gado-gado) justru membuat bingung dan bahan tertawaan wartawan.
Berpidato dengan bumbu bahasa Inggris yang berlebih, sudah menjadi kebiasaan Presiden SBY. Namun, pidato setelah membuka perdagangan hari pertama tahun 2011 di Bursa Efek Indonesia (BEI) Senin kemarin (3/1/2011) bisa digolongkan yang paling meriah “English gado-gadonya.” Dalam pidato tersebut, kalimat-kalimat bahasa Inggris disertai dengan terjemahan bahasa Indonesia yang justru membuat para pendengarnya bingung.
Dalam tiga puluh menit pertama saja, atau sebelum dimulainya dialog dengan para investor, SBY menggunakan 24 frasa berbahasa Inggris. Itu artinya, hampir tiap satu menit, SBY mencampuri pidatonya dengan bahasa Inggris.
....Dalam tiga puluh menit pertama, SBY menggunakan 24 frasa berbahasa Inggris. Hampir tiap satu menit, SBY mencampuri pidatonya dengan bahasa Inggris....
Seperti biasa pula, SBY tak hanya menggunakan istilah bahasa Inggris sebagai “campuran” dalam kalimat. Bahasa Inggris justru digunakan presiden sebagai “penjelas” istilah Indonesia. Kalimat di awal-awal pidato ini misalnya. “Dalam melakukan evaluasi, kita harus merujuk pada parameter dan ukuran yang jelas. Correct measurement,” kata SBY pada menit-menit awal sambutannya.
“Pemulihan ekonomi untuk menjaga kesejahteraan rakyat, atau dengan bahasa bebas saya katakan, minimizing the impact of the global economic crisis,” ucap SBY yang ketika menjadi Menkopolkam pada 2003 pernah mendapat penghargaan sebagai pejabat negara berbahasa lisan Indonesia terbaik itu.
Karena penggunaan bahasa Inggris yang terlalu banyak, di lantai I Gedung II Bursa Efek Indonesia, para awak media yang meliput acara ini pun jadi malas untuk mencatatnya. Ada yang senyum-senyum, namun tak sedikit yang tertawa-tawa begitu mendengar Presiden menyelipkan istilah-istilah Inggris itu. Para wartawan mulai gaduh mendengarkan “kegenitan” presidennya.
Seorang orang anggota Paspampres akhirnya menegur wartawan. “Kurang keras tertawanya!” kata seorang anggota Paspampres, yang menegur dengan tidak langsung. Selain dua orang Paspampres berpakaian batik, ada pula seorang tentara berpakaian Polisi Militer yang menjaga para jurnalis.
Meski sudah ditegur, para wartawan tetap sulit menahan tawa. Karena, belum lama menyimak, SBY kembali mengungkapkan kata-kata dalam bahasa Inggris, yang sebenarnya sudah cukup jelas istilah Indonesianya. “Insya Allah tahun 2010 ini kita bisa mencapai (pertumbuhan ekonomi) enam persen, close to six percent,” kata Presiden.
....Kalimat-kalimat bahasa Inggris disertai dengan terjemahan bahasa Indonesia yang justru membuat para pendengarnya bingung....
Anggota Paspampres lantas memperbesar volume radio komunikasinya. Dia memperdengarkan kemarahan komandannya atas kegaduhan di tempat duduk wartawan. “Itu suruh diam! Kedengaran dari sini,” hardik sang komandan dari seberang. Saat pembukaan BEI, para wartawan tulis sebenarnya berada di lantai 1 yang sebenarnya cukup jauh dari tempat SBY berpidato di lantai dasar.
Setelah ditegur kembali, suasana di ruangan peliputan kembali hening. SBY lantas menjelaskan faktor-faktor yang bisa menggagalkan akselerasi pertumbuhan ekonomi. Salah satunya adalah krisis ekonomi dunia yang bisa datang kapan pun. Dia mengatakan, sebelum krisis datang tahun 2008, tidak ada yang mengira akan terjadi krisis. “Semua proyeksi, semua estimate, di semua negara bagus, global economy will grow.”
“Tidak ada yang meramalkan (akan terjadi krisis), semuanya everything is nice!” Para wartawan kembali tak bisa menahan tawa. Si anggota Paspampres pun hanya geleng-geleng kepala.
Gunakan bahasa Indonesia yang baik dan benar
Menanggapi English gado-gado dalam pidato Priesiden SBY, Wakil Ketua DPR Pramono Anung meminta presiden dan para pejabar negara lainnya agar memakai bahasa Indonesia resmi saat pidato kenegaraan.

"Dalam UU Nomor 24 Tahun 2009 sudah jelas bahwa mewajibkan pejabat negara dalam memberikan sambutan resmi menggunakan Bahasa Indonesia baik dan benar," ujar Pramono saat ditemui di gedung DPR, Jakarta, Selasa(4/1/2011).

Mantan sekjen PDI Perjuangan tersebut juga menyindir SBY yang gemar memakai Bahasa Inggris dalam pidatonya.

"Tidak usah ini dijadikan pro dan kontra, yang penting harapannya dalam pidato resmi harus gunakan bahasa Indonesia," tandasnya. [silum/jpn

5 Modus Korupsi di Penjara Versi ICW

Jakarta - Kasus pelesiran Gayus Tambunan dan joki napi di LP Bojonegoro menjadi catatan buram sistem manajemen rumah tahanan dan lembaga pemasyarakatan di Indonesia. Dalam catatan Indonesia Corruption Watch (ICW), kedua kasus itu bukan modus baru.

Sedikitnya ada lima modus yang disinyalir terjadi di tahanan. Mulai dari suap hingga penggunaan napi pengganti atau joki.

Pertama, pemberian perlakukan dan fasilitas khusus selama dalam tahanan. Dengan membayar sejumlah uang, seorang napi dapat memperoleh perlakukan atau fasilitas yang berbeda dengan napi yang lain. Napi bisa memilih ingin ditempatkan di penjara yang disukainya. Napi juga dapat meminta fasilitas khusus misalnya saja sel tersendiri yang terpisah dengan napi lain, mendapatkan makan dan minuman yang bergizi, peralatan elektronik, hiburan dan sebagainya.

"Jika disepakati bahkan ruangan sel juga dapat disulap menjadi kantor sementara dari napi yang notabene juga seorang pengusaha," kata Wakil Koordinator ICW, Emerson F Yuntho lewat rilis kepada detikcom, Selasa (4/1/2011).

Modus kedua, pemberian izin keluar dari penjara. Napi pada dasarnya memiliki hak keluar dari penjara, misalnya untuk berobat atau cuti mengunjungi keluarga. Namun prosedurnya harus ada izin yang diberikan oleh Kepala Lapas dan Kakanwil Departemen Hukum dan HAM.

Namun hak-hak tersebut seringkali disalahgunakan. Sebagai contoh, kasus tertangkapnya Ramadhan Rizal, terpidana korupsi dalam pesta narkoba di sebuah hotel di kawasan Cikini, Jakarta Pusat pada 27 Agustus 2006 lalu. Padahal seharusnya, mantan Panitera PT DKI itu mejalani hukuman di Lapas Cipinang. Modusnya dengan beralasan sakit dia menjalani perawatan di RSPAD Gatot Subroto.

"Kasus serupa dapat dilihat terhadap Corby, napi dalam kasus narkotika asal Australia yang diberitakan keluar dari LP Krobokan untuk jalan-jalan. Modus yang dipakai sangat klasik, yaitu beralasan sakit yang menurut dokter dikatakan depresi. Dengan alasan itu, Corby bisa menikmati fasilitas mewah rawat inap di RS Sanglah dengan biaya kamar Rp 1,2 juta per malam plus jalan-jalan," paparnya.

Ketiga, pemberian pengurangan hukuman (remisi). Salah satu jalan cepat yang dapat digunakan oleh napi agar segera menghirup udara bebas adalah melalui pemberian remisi. Remisi merupakan salah satu hak narapidana sebagaimana diatur dalam UU Pemasyarakatan. Jika seorang napi berkelakukan baik selama dipenjara maka yang bersangkutan dapat diberikan remisi.

Pemberiannya remisi sangat tergantung dari penilaian subyektif kalangan petugas atau kepala penjara. Hal menjadi sangat rentan disalahgunakan dan menjadi komoditas antara oknum petugas dengan napi yang berduit.

"Berkelakuan baik diterjemahkan sebagai 'tindakan napi memperlakukan petugas dengan baik' misalnya memberikan sejumlah uang atau barang. Akibatnya sering terjadi ketimpangan jumlah remisi antara satu napi dengan napi lainnya. Napi yang berduit umumnya memiliki remisi yang lebih banyak daripada napi dari golongan miskin," urainya.

Modus keempat, pungutan untuk tamu atau pengunjung. Ketika ada keluarga atau tamu ingin mengunjugi napi dipenjara ternyata ada pungutan tidak resmi yang seolah-olah telah terstandarisasi. Untuk sekali kunjungan, tamu yang akan mengunjungi sanak saudaranya dalam penjara dikenakan biaya antara Rp 10 ribu hingga Rp 50 ribu rupiah.

Petugas maupun napi binaan juga sering mengutip uang terutama bagi mereka yang diketahui telah menerima sejumlah uang dari sanak saudaranya. Tamu juga dapat mengunjungi napi di kamar penjara dan tanpa terikat jam kunjungan, dengan membayar sejumlah uang suap yang lebih besar.

Kelima, pengunaan narapidana pengganti (stuntman) atau joki narapidana untuk menjalani hukuman. Kalau negosiasi sejak penyidikan lancar, terdakwa tidak hanya absen dari sidang di pengadilan. Bahkan tempatnya di penjara jika dihukum juga bisa digantikan oleh orang lain atau stuntman.

"Tentu saja, sang stuntman telah mengubah identitas sehingga secara formal identitasnya sama dengan terdakwa. Napi yang asli cukup membayar bulanan dan menjamin kebutuhan stuntman selama dipenjara," tambahnya.

"Keterbatasan, ketidaknyamanan, dan lemahnya pengawasan serta rendahnya kesejahteraan para petugas lapas dan integritas yang buruk dinilai menjadi faktor pendorong masih maraknya korupsi di penjara hingga saat ini. Akibat praktek korupsi, istilah penjara sebagai Hotel *Prodeo* (gratis) sudah tidak tepat dalam kondisi saat ini. Karena tidak ada yang gratis selama dipenjara dan muncul adagium 'sepanjang ada uang semuanya bisa diatur'," tutupnya.
(mad/Ari) www.detiknews.com

Selasa, 28 Desember 2010

Ahli Bom Asal Inggris Tewas di Afghanistan

London - Seorang ahli pembuangan bom asal Inggris tewas di wilayah selatan Afghanistan, Selasa waktu setempat. Dia tewas ketika sebuah alat peledak yang telah diimprovisasi meledak saat dia sedang mengosongkan jalan.

Demikian disampaikan Kementerian Pertahanan Inggris, seperti dilansir AFP, Rabu (29/12/2010).

Tentara itu adalah bagian dari kelompok spesialis yang bertugas menangani ancaman dari Improvised Explosive Device (IED) yang dipasang oleh pemberontak Taliban. Dia terperangkap dalam ledakan di distrik Lashkar Gah, di provinsi bermasalah, Helmand. Sanak saudaranya sudah diberi tahu tentang peristiwa tersebut.

Kematian prajurit dari 23 Resimen Perintis, The Royal Logistic Corps, itu mencatat 348 tentara Inggris tewas di Afghanistan sejak operasi dimulai pada Oktober 2001.

Angka kematian tentara Inggris menurun sejak mereka menyerahkan kontrol titik ledak Kota Helmand, Sangin, kepada pasukan AS pada bulan September.

Inggris memiliki sekitar 9.500 tentara di Afghanistan. Sebagian besar mereka memerangi militan Taliban di Helmand. (lrn/ddt)

Jawa Timur Ranking 1 Peredaran Narkoba Sepanjang 2010

Jakarta - Dari sepuluh urutan pertama wilayah peredaran narkotika di Indonesia sepanjang 2010, wilayah Polda Jawa Timur menduduki peringkat pertama disusul kemudian dengan Polda Metro Jaya di posisi kedua.

"Dari jumlah kasus yang berhasil diungkap di tiap Polda dalam kurun waktu tahun 2010, Polda Jawa Timur termasuk yang menempati tingkat pertama terbesar di tiap Polda," kata Kepala Biro Penerangan Masyarakat (Karo Pengmas) Mabes Polri Brigjen Polisi I Ketut Untung Yoga, yang mengaku tidak mengetahui rincian kasus di Polda Jawa Timur.

Pernyataan tersebut disampaikannya usai konferensi pers hasil pengungkapan kasus Tindak Pidana Narkoba tahun 2010, di Markas Direktorat Narkoba Mabes Polri, Jl MT Haryono, Cawang, Jakarta Timur, Selasa (28/12/2010).

Menurutnya, berdasarkan catatan Mabes Polri, Polda Metro Jaya menempati peringkat di bawah Polda Jatim. Disusul kemudian Polda Jabar, Polda Sumut, Polda Jateng, Polda Sumsel, Polda Kaltim, Polda Sulut, Polda Bali dan Polda Riau.

"Secara kuantitatif pengungkapan yang terbanyak adalah wilayah Jawa Timur dan secara kualitatif adalah daerah jakarta," kata Yoga.

Hal tersebut kata Yoga, menunjukkan bahwa Jakarta adalah paling banyak mengungkap jaringan sindikat internasionalnya, baik oleh Bareskrim Polri atau Polda Metro Jaya.

Dia menambahkan, berdasarkan hasil rekap laporan yang diterimanya terdapat Polda yang tergolong rendah dalam pengungkapan kasus, seperti Polda Maluku Utara, Polda Maluku, Polda Sultra Polda Gorontalo, dan Polda Papua.

"Ini masih dievaluasi apakah memang daerah tersebut aman dari narkoba atau karena faktor SDM yang masih rendah dalam ungkap kasus," ujarnya.

Hasil ungkap kasus narkotika menunjukan penyelundupan sebagian besar dilakukan melalui Bandara, dengan menggunakan maskapai AA sebanyak 85 persen dan sisanya menggunakan maskapai asing seperti MA, dan Qa.

"Ada juga yang diselundupkan melalui jalur laut," ujarnya.

Jumlah tersangka warga negara asing yang berperan memasok narkoba mengalami peningkatan dibanding tahun sebelumnya. Tahun 2009 terungkap 108 orang dan 2010 sebanyak 117 orang.

"Dari sindikat internasional itu yang masih didominasi warga Negara Malaysia, Iran, dan Afrika Barat," ungkap Yoga.

Data yang diterima wartawan dari Direktorat Narkoba Mabes Polri, terdapat 20 WN Malaysia yang terlibat sindikasi narkoba, 27 dari Iran, India 9 orang, dan 7 dari China. Sementara Nigeria terdapat 8 orang yang diproses karena terlibat dalam peredaran narkoba di tahun 2010.

Disinggung mengenai modus peredaran narkotika dengan penggunaan senjata api, Yoga mengatakan modus seperti itu sudah muncul 3 tahun terakhir.

"Artinya ada persiapan dari mereka, ketika mereka ingin kabur mereka siap melakukan perlawanan dengan senjata api," papar Yoga.

Minggu, 26 Desember 2010

Keseimbangan Dalam Hidup Muslim

نَّ الْحَمْدَ للهِ ، نَحْمَدُهُ ، وَنَسْتَعِيْنُهُ ، وَنَسْتَغْفِرُهُ ، وَنَعُوذُ بِاللهِ مِنْ شُرُورِ أَنْفُسِنَا ، وَمِنْ سَيِّئَاتِ أَعْمَالِنَا .
مَنْ يَهْدِهِ اللهُ فَلاَ مُضِلَّ لَهُ ، وَمَنْ يُضْلِلْ فَلاَ هَادِيَ لَهُ .وَأَشْهَدُ أَنْ لاَ إِلهَ إِلاَّ اللهُ وَحْدَهُ لاَ شَرِيكَ لَهُ ، وَأَشْهَدُ أَنَّ مُحَمَّداً عَبْدُهُ وَرَسُولُهُ


.يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا اتَّقُوا اللهَ حَقَّ تُقَاتِهِ وَلاَ تَمُوتُنَّ إِلاَّ وَأَنْتُمْ مُسْلِمُونَ
.
يَا أَيُّهَا النَّاسُ اتَّقُوا رَبَّكُمْ الَّذِي خَلَقَكُمْ مِنْ نَفْسٍ وَاحِدَةٍ وَخَلَقَ مِنْهَا زَوْجَهَا وَبَثَّ مِنْهُمَا رِجَالاً كَثِيرًا وَنِسَاءً وَاتَّقُوا اللهَ الَّذِي تَسَاءلونَ بِهِ وَالأَرْحَامَ إِنَّ اللهَ كَانَ عَلَيْكُمْ رَقِيبًا .

يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا اتَّقُوا اللهَ وَقُولُوا قَوْلاً سَدِيدًا . يُصْلِحْ لَكُمْ أَعْمَالَكُمْ وَيَغْفِرْ لَكُمْ ذُنُوبَكُمْ وَمَنْ يُطِعْ اللهَ وَرَسُولَهُ فَقَدْ فَازَ فَوْزًا عَظِيمًا .
أ للَّهُمَّ صَلِّ عَلىَ مُحَمَّدٍ وَعَلَى آلِ مُحَمَّدٍ كَمَا صَلَيْتَ عَلىَ إِبْرَاهِيْمَ وَعَلىَ آلِ إِبْراَهِيْمَ إِنَّكَ حَمِيْد ٌمَجِيْدٌ ، أ للَّهُمَّ ٌ وَبَارِكْ عَلىَ مُحَمَّدٍ وَعلَىَ آلِ مُحَمَّدٍ كَمَا بَارَكْتَ عَلىَ إِبْرَاهِيْمَ وَعَلىَ آلِ إِبْرَاهِيْمَ في العالمين إِنَّكَ حَمِيْد ٌمَجِيْدٌ
Ma’asyiral Muslimin...Jama’ah Sholat Jum’at Rahimakumullah...
Marilah pertama-tama,  kita mengucapkan syukur kepada Allah atas segala nikmat yang telah diberikan kepada kita, nikmat Iman, nikmat Islam dan nikmat kesehatan, sehingga kita bisa hadir untuk melaksanakan sholat Jum’at di masjid yang dimuliakan Allah ini.
Yang kedua, marilah kita selalu meningkatkan ketaqwaan kita kepada Allah swt, yaitu dengan menjalankan segala perintah-Nya dan menjauhi segala larangan-Nya.
Ma’asyiral muslimin rahimakumullahu...
 Allah telah memberikan  predikat kepada umat Islam sebagai umat yang pertengahan, yaitu umat yang berada di tengah-tengah antara umat-umat lainnya. Umat yang berada di tengah karena mampu menyeimbangkan dan meratakan amal dalam seluruh aspek kehidupan ini. Allah swt berfirman :
وَكَذَلِكَ جَعَلْنَاكُمْ أُمَّةً وَسَطًا لِّتَكُونُواْ شُهَدَاء عَلَى النَّاسِ وَيَكُونَ الرَّسُولُ عَلَيْكُمْ شَهِيدًا
“ Dan demikian (pula) Kami telah menjadikan kamu (umat Islam), umat yang pertengahan,  agar kamu menjadi saksi atas (perbuatan) manusia dan agar Rasul (Muhammad) menjadi saksi atas (perbuatan) kamu.” ( Qs Al Baqarah : 143 )
Umat Islam menjadi umat yang pertengahan dan mampu menjadi saksi bagi umat-umat yang lainnya, karena mempunyai beberapa kelebihan, diantaranya adalah :
Pertama : seimbang antara imu dan amal.
Umat Islam dalam hidupnya harus bisa menyeimbangkan antara ilmu dan amal. Tidak boleh - umpamanya - hanya menekankan pada ilmu saja, tanpa diimbangi dengan amal perbuatan yang nyata dalam kehidupan ini.
Sifat seperti ini adalah sifat yang dimurkai oleh Allah swt, sebagaimana firman-Nya :
يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آَمَنُوا لِمَ تَقُولُونَ مَا لَا تَفْعَلُونَ كَبُرَ مَقْتًا عِندَ اللَّهِ أَن تَقُولُوا مَا لَا تَفْعَلُونَ
“ Wahai orang-orang yang beriman, kenapakah kamu mengatakan sesuatu yang tidak kamu kerjakan? Amat besar kebencian di sisi Allah bahwa kamu mengatakan apa-apa yang tidak kamu kerjakan. “ ( Qs Ash Shof : 2-3 )

Mengatakan sesuatu yang tidak dikerjakan, artinya seseorang hanya berkutat pada teori belaka dan berjalan di atas konsep yang kosong. Dia menjadikan ajaran Islam hanya sebagai islamologi, ilmu pengetahuan tentang Islam yang hanya dibicarakan, didiskusikan dan diseminarkan tanpa ada prkteknya dalam kehidupan sehari-hari. Bahkan ironisnya lagi, amalan sehari-harinya justru bertentangan dengan ajaran Islam yang biasa ia bicarakan di berbagai tempat.
Ini adalah sifat orang-orang Yahudi, dimana mereka dikarunia oleh Allah ilmu yang sangat banyak, tetapi perbuatan mereka tidak mencerminkan ilmu yang mereka miliki, bahkan justru ilmu karunia Allah tersebut, mereka gunakan untuk membuat kerusakan di muka bumi ini dengan menipu dan membodohi orang lain demi kepentingan dunia mereka. Orang-orang Yahudi inilah yang dimurkai Allah di banyak tempat dalam Al Qur’an.
Di sisi lain, umat Islam juga tidak boleh hanya menekankan amal ibadah saja, tanpa diimbangi dengan ilmu yang cukup. Sebelum beramal harus diketahui dulu teori dan ilmunya, sehingga diharapkan amal yang dilakukan tersebut benar dan tidak menyeleweng, sehingga dia akan berjalan pada jalan yang lurus dan benar yang akan mengantarkannya pada tujuan. Beramal tanpa disertai ilmu yang cukup akan menyebabkan seseorang tersesat di jalan, sehingga tujuannyapun tidak akan tercapai. Inilah yang dilakukan oleh orang-orang Nashrani yang bersemangat di dalam beribadah, tetapi malas menuntu ilmu sehingga dicap oleh Allah semoga umat yang sesat.
Allah swt telah menggambarkan ketiga umat ini dengan cirri-cirinya masing-masing di dalam surat Al Fatihah :
اهدِنَــــا الصِّرَاطَ المُستَقِيمَ صِرَاطَ الَّذِينَ أَنعَمتَ عَلَيهِمْ غَيرِ المَغضُوبِ عَلَيهِمْ وَلاَ الضَّالِّينَ
“Tunjukilah kami jalan yang lurus, (yaitu) Jalan orang-orang yang telah Engkau beri nikmat kepada mereka; bukan (jalan) mereka yang dimurkai dan bukan (pula jalan) mereka yang sesat. “ ( Qs Al Fatihah : 6-7 )
Jalan yang lurus adalah jalannya umat Islam, yaitu umat yang menggabungkan antara ilmu dan amal secara bersamaan. Sedang jalan orang-orang  yang dimurkai oleh Allah adalah jalannya umat Yahudi yang hanya menekankan keilmuan tapi kosong dari pengamalan. Sedang jalan orang-orang yang sesat adalah jalannya umat Nashara yang hanya semangat di dalam beribadah, tapi tidak punya bekal ilmu yang cukup.
Ma’asyiral Muslimin rahimakumullah....
Kedua : Seimbang antara rasa takut dan harapan.
Seorang muslim di dalam hidupnya tidak boleh selalu diliputi rasa takut terhadap dosa-dosa yang selama ini dikerjakannya secara berlebihan, sehingga menimbulkan rasa putus asa terhadap rahmat dan ampunan dari Allah swt. Sebaliknya pula, dia juga tidak boleh berlebihan di dalam mengharap rahmat dan ampunan Allah sehingga meremahkan dosa-dosa yang selama ini dia kerjakan, bahkan menganggap enteng dosa besar dengan dalih bahwa Allah Maha Pengampun.
Seorang muslim yang baik adalah yang menggabungkan antara kedua hal di atas, yaitu menggabungkan antara rasa takut terhadap siksaan Allah karena dosa-dosanya dan dalam waktu yang sama, dia sangat mengharap rahmat dan ampunan dari-Nya. Dua hal ini merupakan dua sayap orang muslim yang baik, sehingga dengan keduanya dia mampu terbang ke angkasa dengan bebas dan penuh percaya diri. Jika salah satu dari kedua sayap itu tidak ada, maka secara otomatis  dia akan terjatuh di jurang kehancuran di dunia dan di akherat kelak.
Allah swt telah menggambarkan dengan indah kedua hal tersebut yangterdapat dalam diri seorang muslim yang baik.
أُولَـئِكَ الَّذِينَ يَدْعُونَ يَبْتَغُونَ إِلَى رَبِّهِمُ الْوَسِيلَةَ أَيُّهُمْ أَقْرَبُ وَيَرْجُونَ رَحْمَتَهُ وَيَخَافُونَ عَذَابَهُ إِنَّ عَذَابَ رَبِّكَ كَانَ مَحْذُورًا
“ Orang-orang yang mereka seru itu, mereka sendiri mencari jalan kepada Tuhan mereka siapa di antara mereka yang lebih dekat (kepada Allah) dan mengharapkan rahmat-Nya dan takut akan azab-Nya; sesungguhnya azab Tuhanmu adalah suatu yang (harus) ditakuti.” ( Qs Al Isra’ : 57 )
Ma’asyiral Muslimin rahimakumullah…
Ketiga : Seimbang di dalam menjalankan ajaran agama, sehingga tidak bersikap berlebihan ( Ifrath )  dan juga tidak bersikap meremehkan ( Tafrith ).
Seorang muslim di dalam hidupnya tidak boleh terlalu berlebih-lebihan dalam menjalankan ajaran Islam, yaitu melampaui batas dari apa yang telah ditetapkan oleh Allah dan rasul-Nya. Tidak boleh – umpamnya – dia berlebih-lebihan di dalam melaksanakan sholat tahajud sehingga tidak ada waktu tidur sama sekali, akhirnya pagi hari dia dalam keadaan lemah dan kusut, serta tidak semangat menjalani kehidupan sehari-hari karena belum istirahat semalam penuh. Begitu juga seorang muslim tidak boleh – umpamanya- melakukan puasa ngebleng ( puasa tiap hari ) tanpa berbuka sedikitpun, atau membujang selamanya, tidak mau menikah dengan seorang perempuan dengan dalih bahwa menikah itu akan melalaikan ibadahnya.
Itu semua adalah bentuk-bentuk berlebihan di dalam menjalankan ajaran agama yang dilarang di dalam Islam. Islam mengajarkan kepada umatnya untuk selama seimbang di dalam ibadah dan amalannya. Dalam suatu hadist yang diriwayatkan oleh Anas bin Malik ra, bahwasanya ia berkata :
جَاءَ ثَلَاثَةُ رَهْطٍ إِلَى بُيُوتِ أَزْوَاجِ النَّبِيِّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ يَسْأَلُونَ عَنْ عِبَادَةِ النَّبِيِّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ فَلَمَّا أُخْبِرُوا كَأَنَّهُمْ تَقَالُّوهَا فَقَالُوا وَأَيْنَ نَحْنُ مِنْ النَّبِيِّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَدْ غُفِرَ لَهُ مَا تَقَدَّمَ مِنْ ذَنْبِهِ وَمَا تَأَخَّرَ قَالَ أَحَدُهُمْ أَمَّا أَنَا فَإِنِّي أُصَلِّي اللَّيْلَ أَبَدًا وَقَالَ آخَرُ أَنَا أَصُومُ الدَّهْرَ وَلَا أُفْطِرُ وَقَالَ آخَرُ أَنَا أَعْتَزِلُ النِّسَاءَ فَلَا أَتَزَوَّجُ أَبَدًا فَجَاءَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ إِلَيْهِمْ فَقَالَ أَنْتُمْ الَّذِينَ قُلْتُمْ كَذَا وَكَذَا أَمَا وَاللَّهِ إِنِّي لَأَخْشَاكُمْ لِلَّهِ وَأَتْقَاكُمْ لَهُ لَكِنِّي أَصُومُ وَأُفْطِرُ وَأُصَلِّي وَأَرْقُدُ وَأَتَزَوَّجُ النِّسَاءَ فَمَنْ رَغِبَ عَنْ سُنَّتِي فَلَيْسَ مِنِّي
Ada tiga orang mendatangi rumah isteri-isteri Nabi shallallahu 'alaihi wasallam dan bertanya tentang ibadah Nabi shallallahu 'alaihi wasallam. Dan setelah diberitakan kepada mereka, sepertinya mereka merasa hal itu masih sedikit bagi mereka. Mereka berkata, "Ibadah kita tak ada apa-apanya dibanding Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam, bukankah beliau sudah diampuni dosa-dosanya yang telah lalu dan juga yang akan datang?" Salah seorang dari mereka berkata, "Sungguh, aku akan shalat malam selama-lamanya." Kemudian yang lain berkata, "Kalau aku, maka sungguh, aku akan berpuasa Dahr (setahun penuh) dan aku tidak akan berbuka." Dan yang lain lagi berkata, "Aku akan menjauhi wanita dan tidak akan menikah selama-lamanya." Kemudian datanglah Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam kepada mereka seraya bertanya: "Kalian berkata begini dan begitu. Ada pun aku, demi Allah, adalah orang yang paling takut kepada Allah di antara kalian, dan juga paling bertakwa. Aku berpuasa dan juga berbuka, aku shalat dan juga tidur serta menikahi wanita. Barangsiapa yang benci sunnahku, maka bukanlah dari golonganku." ( HR Bukhari, no : 4675 )
Dalam hadist Abu Hurairah ra, bahwasanya Rasulullah saw bersabda :
إِنََّّ الدِّينَ يُسْرٌ وَلَنْ يُشَادَّ الدِّينَ أَحَدٌ إِلَّا غَلَبَهُ فَسَدِّدُوا وَقَارِبُوا وَأَبْشِرُوا وَاسْتَعِينُوا بِالْغَدْوَةِ وَالرَّوْحَةِ وَشَيْءٍ مِنْ الدُّلْجَةِ
"Sesungguhnya agama itu mudah, dan tidaklah seseorang  ( mempersulit diri ( berlebih-lebihan) di dalam mengamalkan agama ini, kecuali dia akan dikalahkan (semakin berat dan sulit). Maka berlakulah lurus kalian, mendekatlah (kepada yang benar) dan berilah kabar gembira dan minta tolonglah dengan Al Ghadwah (berangkat di awal pagi) dan ar-ruhah (berangkat setelah zhuhur) dan sesuatu dari ad-duljah ((berangkat di waktu malam) ".( HR Bukhari, no : 38 )
Allah swt juga melarang umat-umat terdahulu untuk tidak berlebihan di dalam mengamalkan agama, sebagaiman larangan Allah kepada ahlul kitab di dalam firman-Nya :
قُلْ يَا أَهْلَ الْكِتَابِ لاَ تَغْلُواْ فِي دِينِكُمْ غَيْرَ الْحَقِّ وَلاَ تَتَّبِعُواْ أَهْوَاء قَوْمٍ قَدْ ضَلُّواْ مِن قَبْلُ وَأَضَلُّواْ كَثِيرًا وَضَلُّواْ عَن سَوَاء السَّبِيلِ
“ Katakanlah: "Hai Ahli Kitab, janganlah kamu berlebih-lebihan (melampaui batas) dengan cara tidak benar dalam agamamu. Dan janganlah kamu mengikuti hawa nafsu orang-orang yang telah sesat dahulunya (sebelum kedatangan Muhammad) dan mereka telah menyesatkan kebanyakan (manusia), dan mereka tersesat dari jalan yang lurus." ( Qs Al Maidah : 77 )
Disamping larangan untuk berlebih-lebihan di dalam melaksanakan ajaran agama Islam ini, seorang muslim dituntut juga untuk tidak meremahkan dan bermalas-malas di dalamnya. Jadi harus seimbang dan bersikap wajar.
بارك الله لكم في القرآن الكريم ونفعني وإياكم بما فيه من الآيات و الذكر الحكيم فاستغفروه إنه هو الغفور الرحيم .
Khutbah Kedua :  
Ma’asyiral Muslimin rahimakumullah…
Pada kesempatan khutbah kedua ini, saya ingin melengkapi apa yang sudah saya sampaikan pada khutbah pertama tentang bentuk-bentuk kesimbangan di dalam hidup seorang muslim.
Keempat : Kesimbangan Antara urusan Dunia dan Akherat.
Seorang muslim yang baik, dituntut untuk memikirkan dan mempersiapkan diri untuk mencari bekal yang akan dibawanya ke alam akherat kelak, dan di waktu yang sama dia tidak boleh melupakan keberadaannya di dunia yang dia jalani ini. Dalam hal ini Allah swt berfirman :
وَابْتَغِ فِيمَا آتَاكَ اللَّهُ الدَّارَ الْآخِرَةَ وَلَا تَنسَ نَصِيبَكَ مِنَ الدُّنْيَا وَأَحْسِن كَمَا أَحْسَنَ اللَّهُ إِلَيْكَ وَلَا تَبْغِ الْفَسَادَ فِي الْأَرْضِ إِنَّ اللَّهَ لَا يُحِبُّ الْمُفْسِدِينَ
“ Dan carilah pada apa yang telah dianugerahkan Allah kepadamu (kebahagiaan) negeri akhirat, dan janganlah kamu melupakan bahagianmu dari (kenikmatan) duniawi dan berbuat baiklah (kepada orang lain) sebagaimana Allah telah berbuat baik, kepadamu, dan janganlah kamu berbuat kerusakan di (muka) bumi. Sesungguhnya Allah tidak menyukai orang-orang yang berbuat kerusakan” .( Qs Al Qashash : 77 )
Ayat di atas memberikan isyarat kepada kita tentang konsep keseimbangan dalam hidup seorang muslim. Diantaranya adalah memadukan antara kepentingan dunia dan akherat sekaligus. Oleh karenanya, tidak boleh seorang muslim hanya mementingkan kehidupan akherat saja, tanpa pernah memikirkan kehidupan dunianya.
Sangat tidak dibenarkan apa yang dilakukan oleh sebagian kaum muslimin yang aktivitasnya hanya duduk-duduk di pojok-pojok masjid bermunajat kepada Allah, berdzikir, berdo’a kepada Allah tapi pada saat yang sama mereka tidak bekerja mencari nafkah untuk istri dan anaknya, tidak bergaul dengan masyarakat serta menjauhi kehidupan dunia yang kita diperintahkan untuk memakmurkannya. Bahkan ironis lagi, mereka bergantung kepada belas kasih orang lain di dalam mempetahankan hidup mereka padahal mereka mampu bekerja.
Di sisi lain, kita dapatkan sebagian kaum muslimin yang lain disibukkan dengan mengumpulkan perhiasan dunia dan mengumbar hawa nafsunya dengan kenikmatan-kenikmatan dunia yang semu. Mereka menghabiskan waktu mereka untuk memburu harta, tanpa ada sisa waktu sedikitpun untuk memperbaiki agama dan kehidupan akherat mereka, bahkan tidak waktu untuk istri dan anak-anak mereka.
Sikap yang paling tepat adalah memadukan antara kepentingan dunia dan akherat sekaligus, mencari dunia tanpa megorbankan akherat dan memperhatikan akherat tanpa mengabaikan kehidupan dunia.
Rasulullah saw pernah mengajarkan kepada kita do’a untuk kepentingan dunia dan akherat. Dalam hadist Abu Hurairah ra, bahwasanya ia berkata :
كَانَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ يَقُولُ اللَّهُمَّ أَصْلِحْ لِي دِينِي الَّذِي هُوَ عِصْمَةُ أَمْرِي وَأَصْلِحْ لِي دُنْيَايَ الَّتِي فِيهَا مَعَاشِي وَأَصْلِحْ لِي آخِرَتِي الَّتِي فِيهَا مَعَادِي وَاجْعَلْ الْحَيَاةَ زِيَادَةً لِي فِي كُلِّ خَيْرٍ وَاجْعَلْ الْمَوْتَ رَاحَةً لِي مِنْ كُلِّ شَرٍّ
"Rasulullah saw pernah berdoa sebagai berikut: "Ya Allah ya Tuhanku, perbaikilah bagiku agamaku sebagai benteng urusanku; perbaikilah bagiku duniaku yang menjadi tempat kehidupanku; perbaikilah bagiku akhiratku yang menjadi tempat kembaliku! Jadikanlah ya Allah kehidupan ini mempunyai nilai tambah bagiku dalam segala kebaikan dan jadikanlah kematianku sebagai kebebasanku dari segala kejahatan!" ( HR Muslim, no : 4897 )
Mudah-mudahan yang sedikit bermanfaat bagi kita semua, amien yang rabbal  ‘alamin.
أ للَّهُمَّ صَلِّ عَلىَ مُحَمَّدٍ وَعَلَى آلِ مُحَمَّدٍ كَمَا صَلَيْتَ عَلىَ إِبْرَاهِيْمَ وَعَلىَ آلِ إِبْراَهِيْمَ ، ٌ وَبَارِكْ عَلىَ مُحَمَّدٍ وَعلَىَ آلِ مُحَمَّدٍ كَمَا بَارَكْتَ عَلىَ إِبْرَاهِيْمَ وَعَلىَ آلِ إِبْرَاهِيْمَ في العالمين إِنَّكَ حَمِيْد ٌمَجِيْدٌ
اَللَّهُمَّ اغْفِرْ لِلْمُسْلِمِيْنَ وَالْمُسْلِمَاتِ وَالْمُؤْمِنِيْنَ وَالْمُؤْمِنَاتِ اَلأَحْيَاءِ مِنْهُمْ وَالأَمْوَاتِ اِنَّكَ سَمِيْعٌ قَرِيْبٌ مُجِيْبُ الدَّعْوَات
اَللَّهُمَّ أَصْلِحْ لَنَا دِيْنَناَ الَّذِى هُوَ عِصْمَةُ أَمْرِنَا وَأَصْلِحْ لَنَا دُنْيَانَ الَّتِى فِيْهَا مَعَاشُنَا وَأَصْلِحْ لَنَا آخِرَتَنَا الَّتِى فِيْهَا مَعَادُنَا وَاجْعَلِ الْحَيَاةَ زِيَادَةً لَنَا فِى كُلِّ خَيْرٍ وَاجْعَلِ الْمَوْتَ رَاحَةً لَنَا مِنْ كُلِّ شرٍّ
رَبَّنَا ظَلَمْنَا أَنفُسَنَا وَإِن لَّمْ تَغْفِرْ لَنَا وَتَرْحَمْنَا لَنَكُونَنَّ مِنَ الْخَاسِرِينَ
رَبَّنَا اَتِنَا فِى الدُّنْيَا حَسَنَةً وَفِى الأَخِرَةِ حَسَنَةً وَقِنَا عَذَابَ النَّار
سُبْحَانَ رَبِّكَ رَبِّ اْلعِزَّةِ عَمَّا يَصِفُوْنَ وَسَلاَمٌ عَلَى اْلمُرْسَلِيْنَ وَاْلحَمْدُ ِللهِ رَبِّ اْلعَالَمِيْنَ

CIA Ciptakan Agen Khusus Selidiki Dampak WikiLeaks

WASHINGTON (Berita SuaraMedia) – CIA telah meluncurkan sebuah satuan tugas untuk menilai dampak dari pembongkaran ribuan kawat diplomatik AS dan dokumen-dokumen militer oleh WikiLeaks.
Secara resmi, panel tersebut disebut Satuan Tugas Wikileaks. Namun di markas besar CIA, satuan tugas tersebut sebagian besar dikenal dengan akronim WTF.
Sikap kurang sopan kemungkinan dapat dimaklumi untuk sebuah agen yang telah secara realtif tidak terluka oleh WikiLeaks. Hanya segenggam dokumen-dokumen CIA yang telah muncul ke permukaan pada Website WikiLeaks, dan catatan-catatan dari agen lain yang diposkan online mengungkap sangat sedikit tentang para pegawai CIA atau operasi-operasinya.
Meskipun demikian, para pejabat CIA mengatakan bahwa agen tersebut sedang melakukan sebuah inventarisasi informasi rahasia yang secara rutin didistribusikan pada satu lusin atau lebih jaringan yang menghubungkan para pegawai agen tersebut di seluruh dunia.
Dan satuan khusus tersebut berfokus pada dampak segera dari dokumen-dokumen yang baru-baru ini dirilis. Satu masalah apakah kemampuan agen tersebut untuk merekrut informasi dapat dirusak oleh menurunnya kepercayaan di dalam kemampuan pemerintah AS untuk menjaga rahasia.
"Direktur meminta satuan tugas tersebut memeriksa apakah rilisan terbaru dokumen WikiLeaks kemungkinan mempengaruhi hubungan atau operasi luar negeri agen tersebut," juru bicara CIA George Little mengatakan. Panel tersebut dipimpin oleh Pusat Kontra Intelijen CIA namun memiliki lebih dari dua lusin anggota dari departemen di seluruh agen.
Untuk beberapa veteran agen, WikiLeaks telah mempertahankan keengganan CIA yang berlangsung lama pada pembagian rahasia dengan agen pemerintah lainnya, sebuah sikap yang mengkritisi setelah agen tersebut diidentifikasi mendistribusikan kegagalan negara untuk mencegah serangan 11 September 2001.
Sementara sambil berpindah untuk berbagi lebih banyak informasi, agen tersebut "masih belum menyerah untuk urusan membuat segala hal tersedia bagi orang luar," kata serang mantan pejabat papan atas CIA yang beru-baru ini pensiun. "Mereka bahkan tidak membuat segala sesuatu tersedia bagi para orang dalam. Dan dengan sistem yang telah bekerja."
Segera setelah itu, dua tahun yang lalu, agen tersebut menolak sebuah permintaan  untuk membuat lebih banyak dari laporan agen tersebut tersedia pada SIPRNET, jaringan rahasia yang digunakan oleh Pentagon untuk memberikan informasi kepada seluruh dunia.
"Kami hanya mengatakan bahwa kami tidak akan melakukannya," mantan pejabat CIA yang lainnya mengatakan. "Konsensus yang ada terlalu banyak orang yang berpotensi memiliki akses."
Mantan pejabat tersebut berbicara dalam keadaan anonimitas karena mereka tidak diwenangi untuk membahas langkah-langkah keamanan agen.
Berada di antara orang-orang tersebut dengan akses pada SIPRNET adalah seorang analais intelijen Angkatan Darat AS, Bradley Manning, yang telah didakwa dengan mengungkap informasi rahasia dan dicurigai menggunakan sebuah alat sebesar jempol (USB) untuk mencuri data-data dokumen-dokumen tersebut yang dikirim kepada WikiLeaks.
CIA telah memiliki skandal komputernya sendri. Pembersihan keamanan untuk mantan direktur CIA John Deutch ditangguhkan pada akhir tahun 1990-an setelah ia dituduh menyimpan informasi rahasia di dalam komputernya di rumah.
Para pejabat mengatakan bahwa agen tersebut juga memiliki kesulitan mengikuti jalur laptop yang mengirim ke stasiun luar negeri, begitu juga dengan  informasi sensitif yang dibagi dengan ribuan kontraktor.
Agen tersebut menggunakan langkah-langkah perangkat lunak untuk meminimalkan kesempatan sebuah kebocoran serupa dengan WikiLeaks. Sistem agen tersebut mengirim peringatan untuk para administrator kapanpun sejumlah besar data diunduh. Dan sebagian besar komputer CIA tidak terlengkapi untuk memperbolehkan penggunaan dari sebuah perangkat yang bisa dilepaskan semacam USB.
Ditanya apa yang kemungkinan terjadi jika ia telah memasukkan sebuah perangkat sebesar jari ke dalam mesin di mejanya, mantan pejabat senior CIA tersebut dengan sedikit bercanda mengatakan: "Maka kemungkinan akan ada sebuah pintu jebakan kecil di bawah kursi saya."
Meskipun demikian, para pakar keamanan CIA telah merasa resah selama bertahun-tahun tentang implikasi memindahkan informasi rahasia dari lembaran-lembaran kertas ke dokumen-dokumen digital yang dapat didistribusikan online.
"Ini hanyalah sebuah kerentanan yang besar," mantan pejabat papan atas CIA mengatakan. "Tidak ada yang dapat membawa kertas yang cukup untuk melakukan apa yang WikiLeaks telah lakukan." (ppt/wp) www.suaramedia.com

Dalam Islam, Madonna Menemukan Kedamaian

Kelahiran dan kematian putrinya menjadi titik perubahan dalam hidupnya. Ketika tahu dirinya hamil, Madonna Johnson tahu bahwa ia akan menjadi orang tua tunggal. Jika karena bukan rasa cinta, pengabdian dan dukungan dari ibunya, Madonna mungkin tidak akan pernah bisa melewati semua persoalan hidupnya.

Namun Madonna harus kehilangan putri yang baru dilahirkannya. Pada usia 5 bulan, bayinya meninggal akibat "Sudden Infant Death Syndrome" (SIDS) yang dalam dunia kedokteran dikenal sebagai kematian tiba-tiba pada balita yang tidak diketahui penyebabnya. Kematian putrinya yang mendadak, membuat Madonna sangat berduka.

"Saya belum pernah mengalami rasa sakit seperti itu, panik dan merasa sangat hampa. Tapi saat pemakaman, saya mengatakan pada orang-orang bahwa saya percaya sepenuh hati Tuhan tidak akan memberikan rasa sakit jika Dia tidak memiliki sesuatu yang luar biasa untuk saya di masa depan, apa yang harus saya lakukan adalah tetap berada di jalan yang benar dan Tuhan akan menunjukkannya begitu saya siap," ujar Madonna mengenang saat pemakaman bayinya.

Ia mengungkapkan, ketika itu teman-temannya mengatakan bahwa ia akan bertemu dengan putrinya lagi kelak. Madonna menanyakan bagaimana orang tahu bahwa ia akan masuk surga? Hanya karena ia seorang Kristiani, tidak ada jaminan ia masuk surga apalagi ia bukan seorang Kristiani yang taat. Begitu banyak pertanyaan Madonna yang tak terjawab. Tanpa sadar ia mulai mempertanyakan soal "satu agama yang benar" yang bisa menjaminnya masuk surga untuk bertemu lagi dengan putrinya.

Madonna sejenak melupakan pertanyaan itu. Ia mendapat pekerjaan di sebuah bar di Indianapolis dan bertemu seorang perempuan yang kemudian menjadi sahabat baiknya. Temannya itu memiliki sejumlah bisnis, tapi bisnisnya tidak terlalu sukses. Suatu hari, temannya itu menanyakan apakah Madonna mau pergi ke Malaysia. Ia mengatakan butuh tenaga Madonna untuk membeli busana model Malaysia, membuat foto-fotonya dan mencari sesesorang yang bisa menangani ekspor impor. Tanpa pikir panjang, Madonna menerima ajaka temannya itu.

"Saya tiba di Kuala Lumpur di pertengahan bulan Ramadan. Saya belum pernah mendengar soal agama Islam dan tidak tahu bahwa Malaysia adalah negara Muslim. Saya melihat hampir semua perempuan menutupi kepalanya dengan kerudung bahkan dalam cuaca yang sangat panas. Saya juga menyaksikan bagaimana orang-orang berusaha bersikap baik pada saya," tutur Madonna.

"Seorang sahabat yang sangat spesial menjelaskan pada saya bahwa Malaysia adalah negara Islam, dan Muslim meyakini jika mereka berbuat baik pada orang lain, Allah akan senang dan akan memberikan pahala bagi mereka di Hari Akhir nanti," sambungnya menirukan penjelasan sahabat spesialnya.

Di sisi lalin Madonna melihat sisi negatif Islam, seperti pandangan orang-orang yang sebenarnya tidak banyak tahu tentang Islam. Ia lalu membeli beberapa buku Islam, termasuk Al-Quran dan mulai mempelajari Islam. Banyak pertanyaan yang diajukannya tentang ajaran Islam, misalnya; mengapa perempuan harus menutup seluruh tubuhnya kecuali tangan dan wajah, mengapa muslim sangat bahagia dan mau berpuasa sepanjang siang hari, mengapa ada orang mau berlapar-lapar dan itu membuat mereka bahagia? Madonna merasa tidak ada orang yang bisa berbahasa Inggris dengan baik untuk menjelaskan jawaban atas pertanyaan-pertanyaannya itu, sehingga Madonna memilih untuk mencarinya dalam Al-Quran.

"Semakin saya mendalami agama Islam, saya makin sering bertanya-tanya apakah ini jalan untuk bertemu dengan putri saya, apakah agama ini akan membawa saya ke surga?" imbuh Madonna.

Ganjalan terbesar bagi Madonna tentang Islam adalah perbedaan konsep Yesus (Nabi Isa) dalam Kristen dan Islam. Ia membayangkan betapa sulitnya menjelaskan pada keluarganya soal perbedaan itu. "Saya punya persoalan di sini, haruskah saya mengambil tantangan ini ... menjadi seorang muslim dan berjalan menuju surga? Atau saya menolak kebenaran yang telah saya yakini dalam hati hanya karena takut akan penentangan dari keluarga dan teman-teman saya ... dan hanya untuk tinggal di neraka selama-lamanya?" hati Madonna masih risau.

Pikiran apakah ia seharusnya segera masuk Islam atau tidak membuatnya merasa gelisah setiap hari. Bagi Madonna, keputusan itu tidak mudah. Islam bukan agama paruh waktu, seorang muslim sejati tidak mempratekkan Islam satu kali seminggu. Islam adalah agama yang menyeluruh dengan tantangan dan perjuangan yang berat, tapi juga memberikan banyak keindahan. "Makin banyak Anda belajar dan memahami (Islam), semakin Anda menyadari bahwa Anda hanya harus memulai sebuah langkah, yang membuat Anda harus berusaha keras dan belajar lebih banyak lagi," ungkap Madonna.

Dan sampailah ia pada suatu hari dimana ia dengan mantap mengatakan,"Ok, saya yakin, saya akan masuk Islam" dan sejak itu segala keresahan dan kegundahannya sirna. "Alhamdulillah. Semua rasa pedih yang saya alami di masa lalu, termasuk rasa sakit akibat kematian putri saya, semuanya sirna. Tak ada lagi mimpi buruk dan saya merasakan kedamaian yang luar biasa," tandas Madonna.

Madonna mengunjungi PERKIM, sebuah organisasi muslim di Malaysia dan ia di sana ia mengucapkan dua kalimat syahadat. "Hati saya diliputi kedamaian dan rasa cinta pada Allah Swt. Alhamdulillah," tukasnya.

"Tentu saja tantangan masih menghadang. Menjadi seorang muslim bukan berarti saya tidak menghadapi masalah. Tapi menjadi seorang muslim, saya punya solusi atas semua persoalan yang menghampiri saya, dengan mengikuti jalan kebenaran, jalan Islam. di ujung jalan ini, terbentang surga, ada putri saya dan banyak kenikmatan lainnya."

"Segala puji bagi Allah Swt. yang telah membawa saya ke dalam kebenaran dan atas rahmat-Nya yang telah menjadikan saya seorang muslim," tandas Madonna. [eramuslim/ln/oi]
 

Media Dakwah Copyright © 2010 LKart Theme is Designed by Lasantha