Tampilkan postingan dengan label Kesehatan-keluarga. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Kesehatan-keluarga. Tampilkan semua postingan

Kamis, 01 Juli 2010

Penelitian: Duduk Tegap, Bukan Duduk Terbaik!


Duduk tegap ternyata bukan posisi duduk terbaik untuk pekerja kantor, demikian kesimpulan sebuah penelitian.
media-addakwah.com--Para peneliti di Skotlandia dan Kanada menggunakan magnetic resonance imaging (pemindaian magnetik), atau MRI model baru untuk memperlihatkan bahwa duduk tegap menyebabkan tekanan yang tidak perlu ke punggung.

Mereka mengatakan kepada Radiological Society of North America atau perkumpulan radiologis Amerika Utara bahwa posisi terbaik adalah bersandar ke belakang dengan sudut sekitar 135 derajat.

Para pakar mengatakan duduk ikut menyumbang munculnya rasa sakit di punggung bawah.

Data dari Asosiasi Chiropractic Inggris menunjukkan 32% penduduk menghabiskan lebih dari 10 jam setiap harinya dengan duduk.

Separuh di antaranya tidak meninggalkan meja mereka, bahkan untuk sekadar makan siang.

Dua per tiga juga kemudian duduk begitu tiba di rumah setelah bekerja.

Kenyamanan punggung

Penelitian mengenai persoalan kenyamanan punggung ini dilakukan di RS Woodend, Aberdeen, Skotlandia.

22 sukarelawan dengan punggung yang sehat dipindai menggunakan sebuah mesin MRI yang telah diposisikan secara khusus agar memberi kebebasan pasien untuk bergerak secara bebas selama ujicoba.

Pemindai tradisional mengharuskan pasien harus rebah rata yang mungkin menyamarkan rasa sakit yang terjadi karena pergerakan atau postur tertentu badan.

Dalam penelitian ini pasien diminta duduk dalam tiga posisi: menyandar ke depan, tegak lurus, menyandar ke belakang dengan sudut sekitar 135 derajat.

Dari tiga posisi ini kemudian dilakukan penelitian: posisi yang lebih nyaman dan paling sedikit memberi tekanan kepada punggung.

Dari hasil penelitian itu diketemukan bahwa menyandar ke belakang dengan sudut sekitar 135 persen adalah yang terbaik di antara ketiganya.

Kecenderungan selonjor

Dr Waseem Bashir dari Departemen Radiologi dan Diagnosa Pemindaian di RS Universitas Alberta, Kanada yang memimpin penelitian mengatakan: ''Duduk di sebuah posisi yang sesuai dengan anatomi tubuh itu sangat penting. Tekanan pada punggung dan otot yang terkait dengan punggung bisa menyebabkan kesakitan, penyakit tahunan dan ketidaknormalan bentuk.''

Rishi Loatey dari Asosiasi Chiropractic Inggris mengatakan: ''Satu dari tiga orang mengalami sakit punggung bagian bawah karena terlalu banyak duduk. Tubuh kita tidak dirancang untuk hanya berdiam saja.''

''Namun duduk dengan sudut 135 derajat agak sulit karena membuat kita cenderung untuk selonjor dan kemudian merosot dari kursi. Sudut 120 derajat atau kurang mungkin sudah cukup.'' [bbc/hidayatullah.com]

Sabtu, 26 Juni 2010

Tips Hidup Sehat Sesuai Sunnatullah: Makanlah Sesuai dengan Struktur Gigi


Oleh: Eva Fauzah, M.Psi., Psikolog
addakwah.com ----SEBAGAI muslim, kita seringkali tidak atau belum menjalankan hidup sesuai dengan sunnatullah, yang paling sederhana misalnya dalam hal makan. Bahkan tanpa disadari kita sering berbuat zalim terhadap diri kita sendiri, dengan tidak mengikuti aturan makan sesuai sunnatullah.
Ketika lapar, kita makan apapun dengan prinsip “yang penting terisi.” Demikian kebanyakan orang berpendapat. Ada juga yang berprinsip “yang penting makan enak” tanpa mempedulikan apa yang sebenarnya diperlukan oleh tubuh kita.
Padahal perintah menjaga makan ini telah jelas tertulis dalam Firman Allah: “Hai sekalian manusia, makanlah yang halal lagi baik dari apa yang terdapat di bumi, dan janganlah kamu mengikuti langkah-langkah syaitan; karena sesungguhnya syaitan itu adalah musuh yang nyata bagimu” (Qs. Al-Baqarah 168).
Ayat tersebut mengajarkan bahwa kita tidak hanya diperintahkan makan makanan yang halal, tapi juga kita harus makan makanan yang baik (thoyyib). Seperti apakah makanan yang baik itu?
...Kita tidak hanya diperintahkan makan makanan yang halal, tapi juga kita harus makan makanan yang baik (thoyyib)…
Cara mengetahui apa yang baik untuk kita makan sebenarnya sederhana, kita bisa memperhatikan dari struktur gigi.
Kita pelajari gigi kuda. Gigi kuda terdiri dari geraham, atas-bawah, depan dan belakang. Lalu apa yang kuda makan? Kuda makan rumput. Karena memang geraham pada dasarnya dipakai untuk mengunyah daun-daunan dan tumbuh-tumbuhan. Lalu kita bandingkan dengan gigi macan. Ternyata gigi macan terdiri dari taring semua. Dengan taring semua, apa yang macan makan? Macan makan daging.
Sekarang kita perhatikan bagaimana gigi kita. Gigi kita terdiri dari gigi seri, gigi geraham dan juga gigi taring. Berarti tubuh kita memerlukan segala macam jenis makanan baik itu sayur, buah, dan daging. Kalau kita hitung dengan saksama struktur gigi kita, jumlah gigi geraham kita ada 12 dan jumlah gigi taring ada 4. Sementara jumlah gigi geraham 3 kali lebih banyak dibandingkan gigi taring. Berarti kita harus makan sayur dan buah 3 kali lebih banyak dibandingkan kita makan daging. Itulah sunatullah.
…Jumlah gigi geraham kita lebih banyak 3 kali lipat dibandingkan gigi taring, berarti kita harus makan sayur dan buah 3 kali lebih banyak dibandingkan kita makan daging. Itulah Sunnatullah…
Selain mengetahui apa yang baik untuk kita makan, kita juga harus mengetahui waktu terbaik untuk makan. Kita kembalikan lagi ke cerita macan, yang dilakukan oleh macan setelah makan adalah tidur. Jadi sebaiknya makan protein di malam hari, sehingga kita lebih cepat tertidur. Dan ketika kita bangun esok harinya kita mendapatkan banyak energi untuk beraktivitas. Jika kita ingin makan protein di siang hari, makanlah protein nabati.
Makan sayur bisa kapan saja, hanya kita harus memperhatikan jenis sayuran. Kangkung membuat kita ngantuk, bayam membuat kuat, kacang mengakibatkan kuping bekerja dengan baik dan wortel membuat mata kita kuat.
Jika kita ingin makan buah, sebaiknya kita makan buah di pagi dan siang hari, karena buah akan langsung diubah menjadi energi sehingga kita langsung punya tenaga untuk beraktivitas. Selain itu, sebaiknya kita makan buah sebelum makan berat karena jika buah dimakan setelah makan berat, ia akan lebih lambat dicerna dan menghasilkan gas di lambung kita dan menyebabkan perut kita tidak nyaman.
…mengikuti Sunnatullah mengenai apa yang harus kita makan, merupakan hal yang mudah untuk mencapai hidup sehat secara optimal untuk beribadah kepada Allah…
Sekarang kita tahu apa makanan yang baik untuk kita makan. Dengan mengikuti Sunnatullah mengenai apa yang harus kita makan, tentu merupakan hal yang mudah bagi kita untuk mendapatkan hidup sehat secara optimal. Jika sehat, kita mempunyai banyak energi untuk beribadah kepada Allah. [voa-islam.com]
Referensi: buku “Mengapa Surga Ada Di Bawah Telapak Kaki Ibu?” dan beberapa sumber lainnya.

Sabtu, 19 Juni 2010

10 Makanan Pencegah Gigi Berlubang yang Wajib Anda Ketahui


LANGKAH umum menjaga kesehatan gigi dan mulut adalah: periksa ke dokter gigi secara teratur, menggosok gigi dan flossing.
Selain ketiga langkah ini, Anda juga bisa mencegah gigi berlubang dengan mengonsumsi makanan tertentu. Makanan apa saja? Berikut 10 makanan yang bisa menjadi pilihan Anda:
Sayuran
Mengonsumsi sayuran segar dan renyah tidak hanya bagus untuk kesehatan tubuh secara umum tapi juga membantu membersihkan gusi. Beberapa jenis sayuran kaya akan vitamin A, yang penting untuk pembentukan email gigi. Sayuran tersebut termasuk ubi jalar, brokoli, wortel dan labu.
Buah segar
Penyakit gusi seringkali disebabkan oleh kekurangan vitamin C. Vitamin ini berperan penting dalam menjaga kesehatan sel-sel dalam tubuh dan menghentikan gangguan gusi. Anda bisa mendapatkan vitamin ini dari buah-buahan seperti kiwi, strawberry dan apel.
…Penyakit gusi seringkali disebabkan oleh kekurangan vitamin C. Anda bisa mendapatkan vitamin ini dari buah-buahan seperti kiwi, strawberry dan apel…
Bawang putih
Jika bisa, mengonsumsi bawang putih mentah merupakan cara bagus untuk membunuh barbagai jenis bakteri dalam mulut. Makanan satu ini mengandung komponen sulfur antibakteri.
Seledri
Sama seperti sayuran segar, mengonsumsi seleri mentah membantu memijat gigi dan gusi. Selain itu, cara ini juga membantu memproduksi air liur yang berfungsi menetralkan bakteri penyebab lubang gigi.
Daging dan telur
Daging mengandung fosfor dan kalsium yang sangat penting dalam perkembangan tulang dan gigi sehat. Produk hewan seperti kalkun, ayam, daging sapi dan telur bisa menjadi pilihan Anda. Akan tetapi, hindari konsumsi daging berlebih. Konsumsi berlebih justru buruk bagi kesehatan.
Biji wijen
Selain kaya kalsium, biji wijen juga membantu membangun email gigi dan mengangkat plak.
Teh hijau
Teh ini dinyatakan sangat efektif melindungi gigi. Manfaat positif ini berasal dari kandungan fluorida dan polifenol (antioskdian tumbuhan) yang membantu mengurangi kejadian gigi berlubang dan penyakit gusi.
…Teh hijau sangat efektif melindungi gigi. Karena kandungan fluorida dan polifenol membantu mengurangi kejadian gigi berlubang dan penyakit gusi…
Air
Selain menjaga kebutuhan cairan tubuh dan gigi, air juga mengangkat partikel-partikel makanan dari sela-sela gigi. Di samping itu, minum air juga membantu produksi air liur. Air liur mengandung mineral penting untuk gigi.
Keju
Selain mengandung kalsium, keju juga mengandung fosfat yang membantu menyeimbangkan pH dalam mulut. Keseimbangan pH bermanfaat dalam mempertahankan dan membangun lapisan email gigi.
Susu dan yogurt
Kedua makanan ini juga kaya akan kalsium. Di samping itu, susu dan yogurt mempunyai tingkat keasaman dan kandungan gula rendah. Kedua faktor ini mencegah kerusakan gigi. [taz/mi]

Menyusui Mencegah Kanker Payudara dan Penyakit Jantung


(addakwah.com) ---SUDAH menjadi ketentuan Allah SWT, bahwa wanita yang melahirkan dibekali dengan air susu ibu (ASI). ASI merupakan bentuk kasih sayang ibu kepada anak yang baru dilahirkannya, karena memberikan makanan yang cocok dan sehat, serta mampu memberi kekebalan pada tubuh bayi. Alangkah ruginya bila seorang ibu tidak mau, atau tidak bisa menyusui bayinya. ASI juga merefleksikan kasih sayang Allah kepada wanita.
Allah SWT sendiri telah menetapkan masa kehamilan dan menyusui dalam firman-Nya yang berbunyi, “Dan Kami perintahkan kepada manusia (berbuat baik) kepada dua orang ibu-bapanya; ibunya telah mengandungnya dalam keadaan lemah yang bertambah- tambah, dan menyapihnya dalam dua tahun. Bersyukurlah kepadaKu dan kepada dua orang ibu bapakmu, hanya kepada-Kulah kembalimu.” (Luqman 14).
Allah juga berfirman, “Para ibu hendaklah menyusukan anak-anaknya selama dua tahun penuh, yaitu bagi yang ingin menyempurnakan penyusuan.” (Al-Baqarah: 233).
Dan juga pada ayat yang berbunyi, “Dan Kami ilhamkan kepada ibunya Musa, susuilah dia (Musa), dan apabila engkau khawatir terhadapnya maka hanyutkanlah dia ke sungai (Nil).” (Al-Qashash: 7).
Bahkan Allah memberikan sebuah gambaran tentang kuatnya ikatan menyusui seorang anak kepada bayinya yang hanya bisa diputuskan oleh keguncangan yang maha dahsyat di Hari Kiamat dalam surat Al-Hajj ayat 2:
(Ingatlah) pada hari ketika kamu melihatnya (guncangan itu), semua perempuan yang menyusui anaknya akan lalai terhadap anak yang disusuinya….”
wanita yang menyusui bayi sebagaimana ketetapan Al-Qur’an, berpotensi terkena kanker payudara yang sangat ditakutkan para wanita…
Semua keterangan dalam teks-teks tersebut mengandung hikmah yang mendalam. Ilmu pengetahuan modern telah mengungkap hikmah tersebut, ketika para ilmuwan menemukan bahwa wanita yang tidak komitmen dengan masa menyusui sebagaimana ditetapkan Al-Qur’an, biasanya berpotensi terkena kanker payudara. Kanker tersebut merupakan momok yang sangat ditakutkan para wanita, dan menjadi penyakit yang banyak diidap kaum hawa di banyak negara di dunia.
Penelitian ilmiah menyebutkan bahwa wanita yang komitmen dengan masa menyusui yang telah ditetapkan Al-Qur’an akan terhindar dari pengaruh hormon estrogen yang berbahaya. Ini mengingat, kanker payudara terjadi disebabkan menumpuknya estrogen pada tubuh, sehingga memicu pembengkakan pada payudara dan pembusukan rahim. Dan menyusui merupakan sebuah proses hormonal yang terjadi salah satunya yaitu menekan kadar hormon estrogen.
…Menyusui bukan hanya baik untuk bayi tapi juga si ibu…
“Menyusui bukan hanya baik untuk bayi tapi juga si ibu,” kata ketua peneliti Dr. Alison M. Stuebe dari Universitas North Carolina, Chapel Hill, Amerika Serikat (AS), sebagaimana dilansir doktersehat.com. Kesimpulan studi ini diperoleh dari penelitian terhadap 60.075 perawat yang baru melahirkan dan berpartisipasi dalam studi Nurse’s Health Study yang berlangsung antara tahun 1997 dan 2005.
Pada akhir Juni 2005 diketahui ada 608 wanita (sekitar satu persen) yang menderita kanker payudara di usia sekitar 46 tahun. Selain itu para peneliti juga melaporkan, wanita yang keluarga dekatnya menderita kanker payudara, risikonya berkurang hingga 59 persen bila mereka menyusui bayinya.
Berdasarkan penelitian, bila seorang wanita tidak menyusui, jaringan di payudaranya akan kembali seperti pada saat sebelum hamil dan hal ini bisa menyebabkan terjadinya peradangan. Peradangan yang berlangsung sangat progresif diketahui berkaitan dengan kanker payudara.
“Hipotesa kami, wanita yang menyusui atau mengonsumsi obat penekan produksi ASI akan mencegah terjadinya peradangan,” tulis sebuah laporan yang dipublikasikan dalam jurnal ilmiah Archieves of Internal Medicine (Kompas, 11/08/2009).
Secara general, menyusui sangat berguna bagi kesehatan. Di antaranya, dapat mengurangi perdarahan setelah persalinan, mempercepat pengecilan rahim, menunda masa subur, mengurangi anemia, mencegah kanker ovarium dan kanker payudara, serta menjaga ibu agar tetap langsing dan cantik.
…menyusui sangat berguna bagi kesehatan, di antaranya mempercepat pengecilan rahim, mencegah kanker ovarium dan kanker payudara…
Sebuah laporan penelitian dalam Jurnal Obstetri dan Ginekologi yang dilakukan oleh sejumlah peneliti dari Center for Research on Health Care, University of Pittsburgh, melaporkan bahwa perempuan yang menyusui lebih dari 12 bulan bisa mengurangi risiko terkena penyakit jantung hingga 10 persen.
Penelitian ini melibatkan 140.000 perempuan menopause dengan rata-rata usia 63 tahun. Perempuan tersebut memberikan informasi mengenai pola makan dan sejarah menyusui, data BMI (body mass index/indeks massa tubuh) serta riwayat medis. Selama penelitian partisipan dikirimkan laporan medisnya dan waktu rata-rata penelitian ini adalah 8 tahun.
Sayangnya, masih ada sebagian wanita yang menganggap memberikan ASI kepada bayi sering dianggap ketinggalan zaman dan merusak bentuk tubuh. Alih-alih ingin menjaga keindahan fisik, sang bayi justru tidak mendapatkan sumber makanan alami penting yang dibutuhkan. Padahal, bayi yang baru lahir merupakan amanah dari Allah yang  harus mendapatkan perawatan terbaik, dan menyusui merupakan salah satu cara perawatan yang terbaik. Sehingga, Islam amat menekankan pemberian ASI kepada bayi, meskipun tidak harus melalui ibunya sendiri. [ganna pryadha/voa-islam.com]

Jumat, 18 Juni 2010

Efek Kafein Pada Anak-anak

Jakarta (addakwah.com) ---Kafein merupakan salah satu zat yang tidak boleh dikonsumsi secara berlebihan, namun zat ini bisa ditemukan dalam berbagai minuman. Lalu bagaimana pengaruh kafein terhadap kesehatan anak-anak?

Sebagian besar orangtua memang tidak akan memberikan anaknya secangkir kopi, tapi tanpa disadari orangtua juga bisa memberikan asupan kafein pada anaknya melalui minuman ringan. Saat ini banyak minuman yang mengandung kafein, karena itu orangtua harus cermat dalam menjaga asupan kafein pada anak-anaknya.

Seperti dikutip dari Health.MSN, Jumat (18/6/2010) kafein adalah suatu zat yang bisa merangsang sistem saraf pusat dan zat ini bisa memberikan efek yang sama terhadap anak-anak maupun orang dewasa. Pada tingkat yang rendah, zat ini bisa membuat seseorang merasa lebih energik dan waspada (terjaga).

Efek yang bisa ditimbulkan dari kafein adalah bisa menyebabkan sakit kepala, sakit perut, gugup, sulit berkonsentrasi dan peningkatan denyut jantung. Pada anak-anak tidak perlu dosis yang tinggi untuk menimbulkan gejala ini, sehingga meskipun kadarnya rendah bisa menghasilkan efek tertentu.

Selain itu ada alasan lain yang mengharuskan orangtua membatasi konsumsi kafein pada anak, yaitu:


  1. Mengonsumsi terlalu banyak minuman manis yang mengandung kafein bisa menyebabkan gigi berongga dan merusak enamel gigi anak.
  2. Kafein adalah suatu zat diuretik yang menyebabkan tubuh mengeluarkan kandungan air (melalui buang air kecil) sehingga bisa memicu dehidrasi. Karena itu batasi konsumsi kafein, karena anak-anak cenderung lebih susah minum air putih untuk mengganti cairan dalam tubuhnya yang hilang.
  3. Kafein dapat memperburuk masalah jantung atau gangguan saraf, sehingga cukup berbahaya jika anak kecil sudah terbiasa mengonsumsi kafein.
Meskipun anak-anak tidak mengonsumsi kopi, tapi asupan kafein bisa didapatkan dari teh, coklat, es krim kopi, minuman soda atau yogurt beku. Karena itu orangtua harus memperhatikan asupan dari makanan atau minuman tersebut.

Untuk menghindari atau mengurasi asupan kafein, orangtua bisa menggantinya dengan air putih, susu atau jus buah-buahan. Selain itu jika anak sudah terlanjur sering mengonsumsi kafein, maka usahakan untuk mengurangi porsinya secara perlahan-lahan.

(ver/mer)(sumber:detik.com)

Kenali 5 Jenis Sakit Kepala

Jakarta (addakwah.com) --- Mengobati sakit kepala tidak boleh sembarangan, sebab jenis dan penyebabnya berbeda-beda. Sebab jika tidak hati-hati, salah pilih obat malah dapat memicu jenis sakit kepala yang lain.

Jenis sakit kepala yang paling ringan memang bisa sembuh dengan obat sakit kepala biasa. Namun ada juga yang harus diikuti dengan pemberian antibiotik, atau bahkan suplemen untuk memelihara fungsi saraf.

Agar tidak salah dalam memilih obat, kenali 5 jenis sakit kepala seperti dikutip dari Health.com, Jumat (18/6/2010), berikut ini.

1. Tension headacheMerupakan jenis sakit kepala yang paling umum, berupa nyeri atau pegal yang dirasakan secara konstan di sekitar pelipis atau leher dan kepala bagian belakang. Tidak separah migrain, tension headache tidak disertai mual dan muntah dan tidak terlalu mengganggu aktivitas. Obat-obatan yang dijual bebas cukup ampuh untuk mengatasinya, seperti aspirin, ibuprofen, atau asetaminofen.

Para ahli menduga, penyebab jenis sakit kepala ini adalah kontraksi leher dan kulit kepala yang biasanya menyertai kondisi stres. Bisa juga dipicu oleh perubahan komposisi kimia di otak.

2. Cluster headacheJenis sakit kepala yang satu ini lebih banyak menyerang pria daripada wanita. Biasanya terjadi secara mendadap pada satu kelompok, dengan gejala nyeri yang parah pada salah satu sisi kepala. Kadang disertai mata berair, hidung tersumbat, serta ingus meler pada sisi kepala yang sama. Seseorang yang mengalaminya akan merasa gelisah, tidak nyaman seperti pada penderita migrain.

Penyebab pasti belum diketahui, namun diduga merupakan gangguan pada komponen genetik. Tidak ada obat yang secara efektif bisa menyembuhkan, tetapi obat-obat pereda nyeri bisa mengurangi gejalanya.

3. Sinus headacheSinus yang mengalami radang karena infeksi bisa menyebabkan nyeri di kepala. Biasanya disertai demam, dan perlu diperiksa degan MRI atau CT Scan untuk mengetahui perubahan komposisi cairan, atau dengan fiber optic untuk melihat adanya nanah.

Selain pereda nyeri, antibiotik juga dibutuhkan oleh penerita jenis sakit kepala ini. jika perlu, dokter akan meresepkan antialergi atau pelega tenggorokan.

4. Rebound hadacheJangan sembarangan menggunakan obat pereda nyeri, sebab penggunaan secara berlebihan adalah salah satu penyebab jenis sakit kepala yang satu ini. Rebound headache adalah sakit kepala yang terus beulang, dan kadang-kadang justru semakin parah setiap kali diobati.

Salah satu teori mengatakan, terlalu banyak obat menyebabkan respon otak melonjak dan justru memperparah sakit kepala. Teori lain mengatahan, rebound headache merupakan gejala putus obat sebagai efek balikan setelah kadar obat di dalam darah menipis.

5. Migraine headacheJenis sakit kepala sebelah yang juga banyak ditemukan ini merupakan gangguan neurologis (saraf) dan didefinisikan dengan kriteria sebagai berikut:
  1. Sebelumnya pernah mengalami sakit kepala tak kurang dari 5 kali
  2. Berlangsung selama 4 hingga 72 jam
  3. Mengalami 2 dari 4 keluhan berikut: sakit kepala sebelah; kepala berdenyut; nyeri sedang hingga parah; tidak bisa melakukan aktivitas rutin
  4. Disertai salah satu gejala sebagai berikut: mual dan/atau muntah; menjadi sensitif terhadap bunyi dan cahaya.
Beberapa obat yang dijual bebas diklaim bisa mengatasi migrain dan memelihara fungsi saraf. Namun untuk memastikan tidak ada masalah serius dengan sistem saraf, sebaiknya konsultasikan dengan dokter untuk mendapat diagnosis yang tepat.(up/mer)(sumber: detik.com)

Kamis, 17 Juni 2010

Kondisi Ibu Hamil yang Tak Boleh Diabaikan

Jakarta (addakwah.com) ---Saat hamil seorang calon ibu kadang mengalami banyak perubahan dalam tubuhnya, sehingga bingung untuk mengetahui kondisi apa saja yang harus dikhawatirkan. Kenali kondisi ibu hamil yang tidak boleh diabaikan.

Perempuan yang baru mengandung anak pertama terkadang belum memiliki pengalaman mengenai kehamilan, sehingga tidak mengetahui kondisi seperti apa yang tidak boleh diabaikan. Seperti dikutip dari Babycenter, Selasa (15/6/2010) ada beberapa hal yang sebaiknya tidak diabaikan oleh ibu hamil, yaitu:

  1. Bayi yang dikandung tidak bergerak atau menendang seperti biasanya. Ibu hamil sebaiknya mulai membiasakan diri untuk menghitung gerakan bayi tiap harinya, hal ini penting sebagai deteksi awal.
  2. Mengalami sakit perut atau nyeri yang persisten.
  3. Mengalami perdarahan atau bercak darah dari vagina.
  4. Adanya peningkatan cairan vagina seperti berair atau berlendir. Tapi jika terjadi setelah 37 minggu, maka kondisi ini normal dan bisa menjadi petunjuk untuk segera melahirkan.
  5. Mengalami tekanan di tulang panggul, sakit pada pinggang atau mengalami lebih dari empat kali kontraksi dalam sehari sebelum usia kehamilan 37 minggu.
  6. Muntah yang terus menerus atau disertai dengan demam dan sakit.
  7. Merasa nyeri saat buang air kecil atau hanya sedikit urin yang keluar saat berkemih.
  8. Sakit kepala yang persisten atau disertai dengan gangguan penglihatan.
  9. Pembengkakan yang terjadi tidak hanya di tangan dan kaki tapi juga di sekitar wajah atau mata.
  10. Kenaikan berat badan yang terlalu drastis misalnya lebih dari 4 kilo dalam seminggu.
  11. Sering pusing, detak jantung yang cepat, kesulitan bernapas atau pernah mengalami trauma perut.
  12. Kontak dengan penyakit menular seperti cacar air atau rubela, jika belum pernah terpapar penyakit tersebut maka segera konsultasikan dengan dokter untuk melakukan upaya pencegahan.
  13. Mengalami depresi atau kecemasan yang berat. Hal ini harus segera diatasi sehingga tidak mengganggu kehamilan serta perkembangan janin yang dikandungnya.
Tubuh seseorang yang hamil memang bisa berubah sangat cepat sehingga sulit untuk mengetahui apakah hal tersebut normal atau tidak. Jika tidak yakin dengan gejala yang dialami atau membuat ibu hamil merasa tidak nyaman, maka tak ada salahnya berkonsultasi dengan dokter untuk lebih menyakinkan.
(ver/up)

Bagaimana Memilih Sepatu yang Sehat untuk Ibu Hamil?

Jakarta (addakwah.com) ----Perempuan yang sedang hamil terkadang tetap ingin terlihat gaya, termasuk dalam memilih sepatu. Tapi karena selama hamil terjadi pembengkakan kaki terkadang hal ini sulit dilakukan. Karena itu ketahui sepatu apa yang sehat dan aman untuk ibu hamil.

"Perempuan yang merasa tertekan menggunakan sepatu bertumit tinggi akan mempertaruhkan risiko gangguan jangka panjang akibat ketegangan yang terjadi pada pergelangan kaki dan juga ligamennya. Selain itu banyak pula ibu hamil yang rutin menggunakan sepatu yang tidak nyaman untuk dipakai," ujar Lorraine Jones dari The Society of Chiropodists and Podiatrists, seperti dikutip dari Telegraph, Kamis (17/6/2010).

Jones mengungkapkan, berdasarkan poling yang dilakukan terhadap 1.000 ibu hamil mengenai sepatu yang digunakannya, ternyata tidak ada satupun yang menggunakan sepatu dengan cocok karena hanya memberikan sedikit dukungan untuk sepatunya.

"Penambahan berat badan dan perubahan hormonal selama kehamilan memiliki dampak yang besar bagi tubuh. Otot dan ligamen akan melunak dan meregang akibat peningkatan hormon ovarian dan relaksin, sehingga membuat kaki lebih rentan terkena cedera," ungkapnya.

Jika ibu hamil menggunakan sepatu bertumit tinggi, maka bisa membuat betis mengencang dan meningkatkan tekanan terhadap lutut serta tulang punggung. Hal ini akan meningkatkan kemungkinan untuk jatuh. Sedangkan sepatu balet dan sepatu flip flop yang tidak cocok dipakai sehari-hari karena terlalu datar, bisa memberikan dukungan yang tidak tepat untuk kaki.

Survei menemukan bahwa sekitar setengah dari ibu hamil yang disurvei mengaku menggunakan sepatu bertumit tinggi untuk mengikuti tren selebriti yang ada. Namun, didapati sekitar 37 persen mengalami pembengkakan di pergelangan kakinya, 45 persen mengalami pembengkakan kaki dan sekitar 16 persen mengalami nyeri kaki dan tumit.

"Jika sedang hamil, pilihlah sepatu yang pas di kaki tanpa menimbulkan rasa sakit serta bertumit rendah. Sepatu nyaman yang dilengkapi dengan tali bisa mendukung kaki dan pergelangan kaki serta meminimalkan ketidaknyamanan yang dapat mencegah cedera jangka panjang," ujar Jones.

The Society of Chiropodists and Podiatrist memberikan tips bagi ibu hamil agar tetap bisa memiliki kaki yang sehat selama kehamilan, yaitu:

  1. Gunakan alas kaki yang nyaman, bisa mendukung kaki dan idealnya menggunakan tali. Selain itu sepatu sebaiknya ditunjang juga dengan penyerapan shock tambahan, lengkungan kaki yang mendukung serta bagian tumit yang kuat untuk mencegah cedera.
  2. Jika ingin menggunakan sepatu bertumit, pilihlah sepatu yang memiliki ketinggian 3 cm.
  3. Menghindari penggunaan sepatu bertumit tinggi, karena berisiko menimbulkan cedera pada sendi atau pergelangan kaki.
  4. Menghindari menyilangkan kaki atau tumit saat sedang duduk.
  5. Pastikan masih terdapat ruang setidaknya 1 cm antara ujung kaki dengan ujung dari sepatu.
(ver/mer)

Menyingkirkan Gangguan Kardiovaskular

Beijing (addakwah.com) ---Orang-orang yang berisiko terkena gangguan kardiovaskular harus sangat berhati-hati menjaga kesehatannya. Bukan apa-apa jika penyakit kardiovaskular menyapa, nyawa bisa jadi taruhannya. Siapa saja yang rentan terkena penyakit kardiovaskular dan bagaimana cara menyingkirkan gangguannya?

Penyakit kardiovaskular terdiri dari dua penyakit yang menyebabkan penyakit jantung (kardio) dan pembuluh darah (vaskular).

Penyakit kardiovaskular terdiri dari 3 bentuk:

1. Penyakit Jantung Koroner, adalah gangguan pada pembuluh darah ke jantung contohnya seperti serangan jantung (infark miokard), nyeri dada (angina) dan irama jantung tidak normal (aritmia).

2. Penyakit serebrovaskular, adalah gangguan pada pembuluh darah ke otak contohnya seperti stroke yang terjadi karena sel otak mati akibat kurangnya suplai darah ke otak dan gangguan yang menyerang sistem iskemik seperti gerakan, rasa, penglihatan dan kemampuan bicara yang hilang.

3. Penyakit vaskular perifer, adalah gangguan pada pembuluh darah yang menyuplai tangan dan kaki yang terkadang datang dan pergi. Gangguan lainnya seperti sakit karena kram otot kaki.

Kenapa aliran darah ke otak dan jantung bisa terganggu?

Ini karena darah dalam pembuluh darah mengeras atau terjadi penggumpalan yang disebabkan menumpuknya lemak pada dinding arteri. Jika tumpukan lemak makin membesar dan mengeras tentu saja mempersempit arteri sehingga menghambat aliran darah.

Yang berperan pada penggumpalan darah ini adalah platelet (komponen darah termasuk sel darah putih dan merah). Jika jumlah platelet tinggi akan menyebabkan penggumpalan darah, dan jika jumlah platelet kurang akan terjadi perdarahan.

Dibandingkan kasus platelet kurang (yang membuat perdarahan), kasus penggumpalan darah lebih sering terjadi yang membuat gangguan kardiovaskular terus meningkat.

Meningkatnya jumlah penderita kardiovaskular ini menjadi perhatian dalam World Congress of Cardiology 2010 yang berlangsung di China National Convention Center, Beijing 17-18 Juni 2010.

Profesor Thomas A Pearson, MD, MPH, PhD dari University of Rochester Medical Center, New York AS yang menjadi pembicara dalam simposium 'Reducing CV Risk Perspectives for the Future' yang diselenggarakan Bayer Schering Pharma juga menegaskan pentingnya terapi untuk penderita gangguan kardiovaskular dan orang yang berisiko terkena kardiovaskular.

Penderita dan orang yang berisiko terkena gangguan kardiovaskular harus menjaga berat badan, kolesterol dan menjauhi rokok. Melakukan pola hidup sehat dengan mengurangi makanan berlemak dan aktif bergerak bisa menyingkirkan gangguan kardiovaskular.

Tapi tidak mudah memang untuk menyingkirkan penggumpalan darah bagi orang-orang yang berisiko tersebut, sehingga obat-obatan seperti aspirin diperlukan untuk membantu menjaga darah tidak menggumpal dan mengurangi risiko terkena serangan jantung.

Penggunaan aspirin dalam dosis rendah efektif menjaga mencegah terjadinya gangguan kardiovaskular bagi orang-orang yang berisiko. Selama 20 tahun aspirin dipercaya menjadi obat utama untuk gangguan kardiovaskular.

"Dalam riset yang terus dilakukan menunjukkan bahwa penggunaan dosis rendah aspirin bisa efektif mencegah gangguan penggumpan pembuluh darah," kata Profesor Pearson.

Penggunaan aspirin dosis rendah 75-100 gram per hari menjaga kondisi platelet tetap stabil sehingga terhindar dari pembekuan darah. Aspirin yang mengandung Asam Asetilsalisilat (ASA) yang diproduksi Bayer berfungsi mempertahankan keutuhan pembuluh darah agar tidak pecah.

Orang-orang yang berisiko terkena serangan jantung atau stroke adalah penderita tekanan darah tinggi, kolesterol tinggi, obesitas (kegemukan), merokok dan kurang bergerak. Menyingkirkan pemicu serangan kardiovaskular harus dilakukan secara bersamaan tidak bisa seperti mengurangi rokok dulu.

dr. Erwan Martanto, SpPD-SpJP yang ditemui-temui disela-sela kongres mengakui penggunaan aspirin memang bisa mengurangi risiko terkena stroke dan jantung,
meski untuk penderita gangguan lambung harus berhati-hati mengonsumsinya karena lambungnya yang rentan. Aspirin juga tidak dianjurkan untuk penderita Thrombocytopenia karena akan memicu perdarahan.
(ir/up)
 

Media Dakwah Copyright © 2010 LKart Theme is Designed by Lasantha